Top 15 onchain apps by protocol revenue: $HYPE, $PUMP, $CAKE, $SKY, $JUP, $AAVE, $AERO, $WLFI, $LDO, $MET, $ETHFI, $LIT, $CARDS, $UNI, $RAY
Some of the top onchain apps by revenue have real cash flows, low overhead, and single-digit multiples, and with the CLARITY Act potentially weeks away, we believe investors are facing an attractive entry point today.
Read more from @LowBeta's latest Stack article here: https://t.co/34NkjZuPJF
#TIA could reach the $20β30 range at best during the bull market.
#EIGEN could top out around $10 in the most optimistic scenario.
#ETHFI is my strongest pick among them. I believe it can outperform the rest and push beyond $20.
#ARKM could realistically reach the $5β7 range.
#IO could see the $4β5 zone during the bull cycle.
Most focus only on price. Smart investors track supply, market cap, and growth potential.
π Bull run targets: $POL β $0.80β$1.50
$ARB β $1.00β$1.80
$OP β $1.50β$3.00
$ENA β $0.50β$1.00
$FET β $3β$5
Higher targets are possible, but execution and adoption will decide. DYOR.
Rupiah 17.900/USD dan kalian masih nyimpen gaji di rekening tabungan bunga 0,1% - 0.5% ?
Tiap hari uang kalian kegerus dua kali: inflasi + pelemahan kurs.
Orang kaya makin kaya bukan karena nabung.
Tapi karena pegang ASET.
hal yang gw lakuin biar nggak miskin pelan-pelan
STOP FOMO borong dolar sekarang.
17.900 itu rekor terlemah sepanjang sejarah.
Kalian beli di PUNCAK.
Yang panik beli dolar hari ini = persis kayak beli Bitcoin pas ATH terus nangis pas turun.
Gw kalau Butuh USD? Cicil bertahap dan ga allin di top
Cash rupiah nganggur = pelan2 bunuh diri finansial.
Duit diem di tabungan digerus inflasi + kurs.
gw pindahin pelan2 ke aset produktif: reksadana, saham dividen, emas, atau ke mata uang lain yang lebih kuat
Gw selalu diversifikasi mata uang.
Jangan taruh 100% telur di keranjang rupiah.
sebagian di aset USD based / global.
pas rupiah jeblok, porto kalian malah ijo.
Negara aja diversifikasi cadangan devisa, Masa kalian nggak?
ini yang paling jarang diomongin:
CARI PENGHASILAN DALAM DOLAR
Gw selalu cari penghasilan dalam bentuk dolar
freelance, remote, trading, degen, cari klien luar negeri bayar kita ke USD.
tiap rupiah melemah, kalian malah auto cuan.
Rem konsumsi impor
Gausah beli Gadget baru, barang yang ga dibutuhkan, liburan LN semua makin sakit di dompet.
Tiket pesawat udah mahal, tunda yang nggak urgent.
HINDARI utang konsumtif & utang dolar.
terakhir
Amanin dana darurat minimal 6 bulan DULU, baru investasi agresif.
gw pas market merah gini nggak panic selling karena udah ada dana darurat yang gw kumpulin bertahun tahun
Gw tau baca thread ini bikin sebagian dari kalian overthinking.
Santai aja, semua orang nggak harus langsung jago. Mulai dari nyisihin 10% gaji / profit ke aset minggu ini aja udah menang.
5 tahun lagi kalian bakal berterima kasih sama versi kalian yang mulai hari ini.
Selain MBG = Mas Bahlil Ganteng, ternyata banyak singkatan lainnya yang perlu kita tahu.
BCA = Bahlil Cahaya Asia
BRI = Bahlil Rajanya Indonesia
BNI = Bahlil Nampak Imut
BSI = Bahlil Starboy Indonesia
BPJS = Bahlil Pengendali Jagat Semesta
BTN = Bahlil Terlalu Ngangenin
BJB = Bahlil Juragan
BBM BASARNAS = Bahlil Superstar Nasional
sumber:findia
Ngeri juga liat Prabowo udah masuk Polymarket soal kapan lengsernya
Mei 2026 β 2%
Juni 2026 β 10%
Desember 2026 β 19%
Penerus Gus Dur kahh⦠cuma bedanya, yang satu cepet keluar karena chaos, yang ini baru 1,5 tahun udah ada yang pasang taruhan kapan out.
Market bilang peluang masih kecil sih, tapi di Indonesia, siapa yang berani yakin 100%? π
CEK FAKTA Video Anies Baswedan soal situasi Indonesia beberapa waktu terakhir
"Rupiah jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah. Harga-harga naik, kesempatan kerja menyempit, daya beli rumah tangga melemah, tabungan tergerus. Dan ini berdampak pada hajat hidup orang banyak"
Cek Fakta:
- mengutip Antara, rupiah melemah menjadi Rp17.743 per dolar AS pada Rabu (20/5).
- mengutip beberapa media, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga: tiket pesawat domestik, kelompok holtikultura bawang dan cabai, minyak goreng, plastik, tahu-tempe, dsb.
- Mandiri Institute menyebut kemampuan serapan pasar kerja formal hanya 1,9 juta orang per tahun pada 2025, sedangkan kebutuhannya mencapai 3,4 juta orang per tahun. Akibatnya, tenaga kerja yang tidak terserap mencapai rata-rata sebesar 1,5 juta orang per tahun.
- mengutip Kompas, Menkeu Purbaya membantah daya beli masyarakat turun. Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,52 persen dan disebut jadi penopang utama ekonomi RI.
- Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat pertumbuhan tabungan kelas menengah ke bawah (tier Rp1jutaβRp100 juta) jauh berada di bawah pertumbuhan tabungan kelas atas (di atas Rp5 miliar) per Desember 2025. Tabungan kelas menengah hanya bertumbuh sebesar 3,43%, sedangkan tabungan kelas atas melonjak 22,76%
========
"Tantangan di depan juga masih panjang. Geopolitik yang memanas. Konflik membayang di timur tengah. Dan para ilmuwan mengingatkan El Nino terkuat dalam sejarah pengamatan Itu sudah ada depan mata"
Cek Fakta:
- pasar saham Asia hari ini melemah seiring dengan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap lonjakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) dan memanasnya kembali tensi geopolitik di Timur Tengah.
- mengutip CNBC Indonesia, sentimen pasar terguncang setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya sempat berada "satu jam" dari keputusan untuk menyerang Iran sebelum akhirnya menunda rencana tersebut selama beberapa hari.
- mengutip The Economic Times, Super El NiΓ±o yang kuat, mirip dengan yang menyebabkan kelaparan pada tahun 1876-1878, diprediksi terjadi kembali pada tahun 2026. Fenomena alam ini dikaitkan dengan peningkatan suhu global dan gangguan cuaca yang parah, yang berpotensi menekan pertanian di seluruh dunia.
========
"Satu ujian saja berat, saat ini beberapa datang bersamaan. Maka beratnya berlipat. Dalam situasi seperti ini, yang paling dibutuhkan pasar dan publik adalah satu hal: Kepastian, bukan ketenangan semu, bukan masalah yang ditaburi gula-gula. Tapi kepastian yang lahir dari transparansi dan kejujuran, dari arah yang jelas, dari pemerintah yang tahu akan ke mana negeri ini dibawa. Sayangnya itu yang justru tidak kita dapatkan. Data dipilih-pilih, hanya yang baik yang ditampilkan, yang buruk disembunyikan. Komentar pejabat soal situasi serius sering terdengar enteng bahkan bercanda. Kebijakan berubah-ubah, hari ini begini, besok berbeda. Pasar bingung, publik bingung, investor menahan diri bahkan sebagian kabur."
Cek Fakta:
- dalam acara peresmian 1.062 Kopdes Merah Putih, yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 16 Mei 2026, Presiden Prabowo menyampaikan "Selama Purbaya bisa tersenyum, tenang saja, tidak usah kalian khawatir. Mau dolar berapa ribu pun, kan kalian di desa-desa tidak pakai dolar"
- dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menekankan "Orang mau ngomong apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat. Dari partai manapun tidak ada urusan. Di semua partai ada patriot, di semua partai ada juga yang brengsek-brengsek"
- mengutip Kumparan, sejak awal 2026, IHSG Ambruk 26,47% atau dari 9.174 ke 6.323. Data RTI menunjukkan investor asing membukukan net foreign sell sebesar Rp 41,28 triliun di seluruh pasar (all market) sejak awal tahun.
========
"Keteladanan juga tidak hadir. Di saat rakyat diminta berhemat mengencangkan ikat pinggang, Pemerintah justru sibuk dengan hal-hal yang bukan prioritas. Pemborosan di atas, pengetatan di bawah. Ini tampak sebagai ketidakpekaan. Peringatan sudah datang dari mana-mana. Dari ekonom dalam negeri, dari lembaga keuangan internasional, Dari media-media nasional dan internasional yang mengamati Indonesia. Tidak mungkin mereka semua keliru bersama-sama di saat yang sama"
Cek Fakta:
- mengutip Jawa Pos, terdapat 5 kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto yang disorot Media Internasional karena dinilai terlalu boros dan terlalu otoriter
- lima kebijakan tersebut adalah (1) program populis berbiaya besar yang dinilai membebani fiskal Negara; (2) sentralisasi kekuasaan politik dan melemahnya oposisi; (3) keterlibatan militer yang lebih besar dalam kehidupan sipil; (4) intervensi terhadap lembaga ekonomi dan independensi kebijakan keuangan; (5) tekanan terhadap sektor swasta dan penegakan hukum selektif
- dalam salah satu siniar, Prof. Ferry Latulihin (Ekonom dan Mantan Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran) menyebut rupiah akan nyentuh 22.000-25.000. Alasannya efek krisis Hormuz (harga minyak sekarang di atas 100 dolar AS, bahkan otw 120 USD). Di sisi lain, Indonesia masih impor BBM dan subsidi ditahan, sehingga beban APBN makin berat. Selain itu, program MBG bikin APBN boros karena memakan hampir Rp300 Triliun sehingga defisit fiskal membengkak sekitar Rp240 triliun
========
"Ini yang dipertaruhkan sudah hajat hidup ratusan juta orang. Maka situasi ini harus diperlakukan dengan keseriusan yang sepadan. Oleh karena itu, saya mengajak kepada pemerintah. Berhentilah memberi obat tidur kepada publik. Buka data apa adanya. Sampaikan masalah dengan jujur. Berikan arah kebijakan yang jelas dan konsisten. Pimpin secara solid, ajek dan dari atas sampai bawah. Itu yang menenangkan pasar dan itu yang akan menenangkan rakyat. Lalu pada teman-teman semua, bersiaplah. Suka-tidak suka, masa-masa berat masih ada di depan kita. Tekanan ekonomi belum reda. Cuaca ekstrem akan hadir dan menerpa. Dan dunia di luar sedang bergolak. Tentu kita tetap harus optimis. Bahwa kita akan bisa melewati itu semua. Asal kita berjalan dengan mata terbuka, bukan dengan ilusi yang dibuat-buat. Kita pasti bisa. Tapi syaratnya satu: serius. Mari kita serius mengurus bangsa ini"
Cek fakta:
bagian terakhir video berisi opini dan rekomendasi.
Sumber Referensi terkait:
- https://t.co/eyuP6KKJB2
- https://t.co/G1bmLUhW7I
- https://t.co/hOsAoN9wik
- https://t.co/af1RUS6svY
- https://t.co/UjKmNbPhKw
- https://t.co/IOgDIz9mWx
- https://t.co/yrVaIwBqg6
- https://t.co/5wTacTp2eJ