Akun-akun anon ternakan homophobic tuh semuanya buzzer.
Polanya kebaca.
Kalo nyerang pun timingnya barengan, serentak, gak natural.
Jadi tweet lo dishare ke group mereka,
sebagai target buat diserang.
Makanya muncul barengan (pake banget)
Polanya terlalu kebaca.
kapan ya para homofobik sadar bahwa diskriminasi terhadap kaum queer itu merupakan bentuk politik identitas yang dipengaruhi masuknya nilai-nilai abrahamik, padahal keberagaman gender dan seksualitas di nusantara udah ada jauh sebelum ajaran-ajaran tsb masuk
Sepanjang gue hidup 30 tahun, dari yang gue lihat dan rasakan, masa sekarang barangkali adalah masa paling nggak aman buat kita, queer. Dari harassment sebagai konten komedi, terang-terangan menghujat di TikTok, sampai sekarang tereskalasi menjadi kekerasan, pencabutan hak edukasi, dan persekusi dari sebagian besar — jika bukan seluruh — anggota institusi.
Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk bisa bertahan dan saling melindungi, bertahan untuk bisa melihat keadaan lebih baik di kemudian hari, bertahan untuk tetap bisa menjadi manusia.
Ciuman di kampus hanya melanggar norma sosial, tidak ada hukum yang mengikat, tidak ada korban yang dirugikan karena sama-sama consent
Pelaku pelecehan itu tindakan kriminal, bisa diproses secara hukum, ada korban yang dirugikan karena tidak adanya consent
Yang masih ngomong sama-sama salah, paham ngga bedanya?
Ini udah penjelasan bahasa bayikkk, kalo masih ga paham ya goblok sia!
Bersembunyi di balik “kissing in public itu ngga pantes even for hetero people jd mereka pantes di DO” but let’s be real…kalo tuh pasangan hetero then no one will bats an eye…TAI EMNG
CW // PNJ
jadi sebenernya ini yang dimasalahin bukan asusilanya di tempat umum, tapi karna orientasi seksualnya. pantes kalo kasus ks hetero diumpetin mulu sama HIMA. ngampunin dosa kok pilih pilih wkwkwk yap!
Kalian bisa rasakan kesalnya jadi mbak Asfin?
Belajar, sekolah, advokasi, berdebat spesifik pasal dalam koridor “hukum” sama orang yg modal “menurut keyakinan saya”
Nanti dibilang defisit pengamat, tapi yg dikirim dan dibayar pake pajak kita modelan begitu
Asyem.
OH SATU LAGI, pas salah satu membela orang tua anak saya korban dan gak salah, dari tim negosiasi ada yang ngomong, anak ibu sudah mengaku
tau gak jawabannya apa? “itulah saya sayangkan harusnya jangan mengaku dahulu”
full 16 cowok performative male final boss melakukan ks di group chat dan disidang, eh yang kebawa-bawa malah kelompok marjinal. “itu gay, itu boti, kaya buci.” padahal jelas pelaku yang melakukan semuanya adalah cis hetero man.