Nasehat Tere Liye yang sangat Sederhana tapi Logis ...
*Pilihlah Presiden Seperti Saat Anda di Seleksi Waktu Masuk Kerja !*
By. Tere Liye
Dear Netizen.....
1️⃣ Jika kalian saat melamar pekerjaan, disuruh bikin SKCK, dll., itu artinya, kalian sedang dinilai apakah pernah terlibat kriminal, tindakan kejahatan, dll atau tidak.
Segitunya kalian dipaksa untuk bikin SKCK, padahal itu lowongan yang rendah saja, maka... saat memilih presiden, giliranmu yang pakai standar tsb.
Kalian periksa apakah capres yang mau kalian pilih, beneran bersih atau tidak.
Apakah dia anti korupsi atau tidak. Di sekitarnya banyak koruptor, penjahat, atau tidak ?
2️⃣ Jika kalian saat melamar pekerjaan, disuruh kirim CV, dimintai riwayat pendidikan, pekerjaan, ditanya pengalaman, dll. Itu artinya kalian sedang dinilai layak atau tidak untuk mengisi lowongan tersebut.
Maka, ayolah, sekarang giliran kalian melototin CV dari pasangan pilpres ini. Lihat, mana yang paling berpengalaman, paling kompeten.
3️⃣ Kalian saat melamar pekerjaan, ada sesi interview kan? Ditanya2 kan? Itu artinya... kalian sedang dilihat kualitas komunikasinya, cara menjelaskannya.
Maka, ayolah... saat milih presiden, juga lihat kemampuan komunikasi pasangan capresnya.
Lihat kualitas menjelaskannya dan isinya. Kan nggak asyikloh, kalian yang hanya untuk staf bawah ditest kemampuan komunikasinya, masa' yang mau ngurus negara tidak?
4️⃣ Terakhir... catat baik-baik, jika saat melamar pekerjaan, kalian yang berharap diterima, orang lain yang akan memilih, maka saat pilpres ini, kalianlah yang akan memilih.
Coba lihat, saat melamar pekerjaan, betapa 'dingin', 'kejam', dan 'seenaknya' saja itu manajemen yang memilih karyawan barunya.
Maka.. kenapa kalian tidak bisa begitu? Dingin, kejam, dan terserah kalian mau milih siapa. Merdeka gitu loh.
Jangan malah kalian yang ganjen kesana- kemari menjilat capres-capres ini.
Seriusan loh my friends, ini tuh kadang membingungkan sekali.
Kalianlah yang akan memilih 'pelayan2' yang akan kerja mengurus negara kita.
Maka kalian yang harusnya galak sekali dengan mereka.
Jual mahal ,kritis..
lah kok piye... kok kalian yang malah sukarela belain orang-orang ini.
Jadi, ayo... pilihlah presiden seperti saat kamu diseleksi masuk kerja.
🖋️ Tere Liye
*Saudaraku......*
*Jika kita jujur memilih dengan hati nurani, maka 2024 sudah terbayang siapa yang pantas dipilih...*
ALLAAHU AKBAR ☝️✊💪👍🇮🇩❤️🇵🇸
Solidaritas untuk Haris dan Fatia yang hari ini menghadapi vonis hakim melawan Luhut Pandjaitan dan sistem peradilan.
Yang mereka suarakan adalah hak setiap warga negara untuk menyatakan pendapat dan bertanya: Apa sesungguhnya alasan pengerahan militer ke Papua?
TERKINI 🚨
⭕Brigade Al-Qassam - Tepi Barat mengumumkan tanggung jawabnya atas operasi penyerbuan pos pemeriksaan terowongan di selatan Yerusalem yg di jajah israhell pagi ini,16/11/23
di mana kelompok Mujahidin Qassam menyerbu pasukan zionis di pos pemeriksaan militer....
ZERO METER STRATEGY
Berbeda dengan tentara Zionis Israel yg bisa dengan mudahnya menghambur-hamburkan amunisi senjatanya. Para pejuang Palestina yg tergabung dalam Brigade Izzuddin Al Qassam-nya Hamas, Brigade Saraya Al Quds-nya PIJ, dan Brigade Syahidin Fil Quds-nya Fatah (terkait sayap militer kelompok pembebasan Palestina dibahas pada kesempatan lain), menerapkan strategi zero meter atau jarak sangat dekat atau akurat. Sehingga penggunaan amunisi sangat efektif dan tentunya diperlukan skill individu yg sangat mumpuni.
Apa sebab? Pertama dan utama, tentunya terkait dengan larangan pemubadziran. Bagaimana pun, pemubadziran adalah larangan dari Allah yg sudah ditetapkan.
Kedua, terkait dengan efisiensi. Amunisi yg dimiliki oleh para pejuang itu ‘terbatas’ dan diperoleh dengan cara yg sulit. Palestina adalah negara yg tidak memiliki angkatan bersenjata karena tidak diperbolehkan. Sehingga tidak bisa membeli alutsista (alat utama sistem senjata) secara resmi. Butir per butir itu adalah amanah dari saudara Muslim lainnya yg bahu membahu mengadakannya. Bayangkan saja, bantuan sosial kemanusiaan saja begitu sulit masuk perbatasan Rafah dan Gaza. Apalah lagi bantuan ‘dalam bentuk’ lainnya.
Ditambah lagi, negara dan atau pihak lain tidak bisa mengirimkan alutsista dengan ‘legal’. Setiap butir peluru adalah amanah yg dipertanggungjawabkan. Maka sedari ‘latihan’, para pejuang Palestina memiliki dipaksa sedemikian rupa untuk akurat, terarah, terukur.
Tak heran jika skill dan mentalitas pejuang Palestiba begitu istimewa. Mereka tak digaji bulanan sebagaimana ‘militer’ konvensional. Mereka betul-betul mengabdi pada Allah dan ibu pertiwi mereka: Palestina.
Itulah kenapa seringkali Panglima Abu Ubaidah acapkali menyampaikan bahwa tujuan mereka merekam dan mengupload strategi Zero Meter ini adalah untuk ‘pelaporan’ kepada mereka yg telah mewakafkan hartanya untuk menyediakan peralatan perang. Selain itu juga adalah untuk pembelajaran. Walau memang pembelajaran yg cukup sulit untuk ditiru sepertinya. Karena beda ‘mentalitas’. Karena bagaimana pun, Zero Meter Strategy ini hanya bisa dilakukan oleh mereka yg ketika berperang memiliki tujuan yg ‘bukan’ saja tentang kemenangan. Melainkan juga kemuliaan di akhir kehidupan.
Silakan di-share, terutama ke yang masih bela 15r43l, yang masih nyalahin H4m45, yang masih netral terhadap Genosida.
Siapa tahu mereka lebih percaya pada Ibu Yahudi Amerika ini, "Hentikan pemboman! Hentikan genosida! Tidak dengan nama kami! Tidak dengan uang pajak kami!"
Pertamina @pertamina itu Lahir di Aceh. Sekarang tidak ada petinggi di Pertamina orang Aceh, Pusat Perminyakan SEZ Arun ngak beres beres dan Minyak Aceh Dan Gas untuk Wilayah Aceh semua di bawa dari Medan ;) Nyan Ban!
Yang gue tahu kalau asuransi kesehatan itu bukan paksaan, Brengsek ga atas nama negara membuat aturan untuk memaksa rakyatnya ikut bayar asuransi kesehatan ?
Pemerintah itu harusnya menyediakan Pendidikan dan Kesehatan Gratis Untuk Seluruh Rakyatnya bukan Malah Jadi Dracula. 😡