Orang Jawa itu aslinya egaliter, petualang, berbudaya maritim dan keras.
Tapi gara gara Mataram Islam + kolonialisme Hindia Belanda, sebagian orang Jawa malah mengadopsi Nrimo Ing Pandum.
Filosofi ini aslinya baik karena menganjurkan penerimaan terhadap takdir dari Tuhan terhadap hal hal yang tidak bisa dikontrol.
Tapi disalahpahami sebagai menerima nasib, berpangku tangan, tidak mau merubah keadaan dan fatalisme.
Penjajahan Belanda + Mataram Islam juga membuat masyarakat Jawa jadi lebih feodal, hierarkis dan seremonial. Termasuk penggunaan bahasa bertingkat.
Bahkan ikut mempengaruhi suku suku lainnya seperti Sunda.
Kita mendambakan taman Eden. Kita sudah berada di dalamnya.
Bayangkan Indonesia tanpa tambang, pabrik, dan menolak segala macam modernisasi, hidup seperti suku Baduy.
@TheMarcitect thing like these already exist since ancient. Spirituality or metaphysic does exist, nothing new under the sun.
"God" exist in bright and dark side. The practical of sacrificing human is the dark side one. Tantra.
I have good reference for this stuff, read Ratu Calon Arong.