Udah selalu diingatkan bahwa Kotak Hitam itu cuma nama .. Zatnya jingga hingga ke oranye. Jangan2 yg kita sembah selama ini baru nama, bukan Zat, dan kita berantem rebutan nama...
Duh Gusti,
jadikan kami sebutir debu pada terompah Sang Nabi
sehingga ke mana pun jejak langkah Sang Nabi bergerak
menebar kedamaian semesta,
kami pun turut serta.
Ya Sayyidi
Ya Rasulallah
Gus @na_dirs@grasindo_id#cintaitualasansekaligustujuan
VIDEO: Bukannya memperbaiki ekonomi, #UUCiptaKerja justru memperparah konsentrasi kekayaan di tangan segelintir orang dengan cara mengonsolidasi kekuatan oligarki. @aulianastiti
Siapa yg meninggikan langit tanpa tiang?
Siapa yg bersemayam di atas 'Arsy?
Siapa yg menundukkan matahari & bulan agar beredar menurut waktu yg telah ditentukan?
Bukan kamu
Yg pasti pulangnya
Melain Dia
Yg Maha Abadi
Maka hentikan congkakmu
Maka benamkan angkuhmu
Selamat pagi
The Horrifying Consequences of America’s Unchecked ‘Politics Industry’: 1/ America is in trouble. And while 2020 has provided ample evidence of our inability to deliver results—particularly around crisis preparedness and racial equity—we have numerous pre-existing conditions.
Penjilat akan tetap ada selama protokol kesehatan tidak tegas mewajibkan makan es krim langsung telan.
Yang salah bukan adanya penjilat, tapi adanya es krim dan tidak adanya protokol.
“Seorang pendekar tidak bekerja bagi orang lain, juga tidak untuk perkumpulan mana pun juga, kecuali jika karena suatu alasan telah menjual jiwanya.” - Pendekar Tanpa Nama
(Cerita silat Nagabumi III - “Hidup dan Mati di Chang’an”, Seno Gumira Ajidarma).
لعل الابتلاء الذي لا تحبه يقودك إلى قدراً جميلاً لم تكن تحلم به
Mungkin kesengsaraan yang tidak engkau sukai, menuntunmu pada takdir indah, yang tidak pernah kau impikan didalamnya.
#kalamhikmah
[THREAD] 1) Bila betul orang Palembang sampai harus ikut kursus bikin mpek2 dan bayar, mungkin ini kesalahan penerapan Tri Dharma PT. Harusnya urutannya 1) Pengabdian pd masyarakat, yaitu milenial melebur dan mencatat 2) Meneliti catatan itu 3) Mengajarkan hasil penelitian itu .
Bung Hatta pernah menulis: “Tanggung jawab cendekiawan adalah memberi pimpinan kepada perkembangan hidup kemasyarakatan; bukannya menyerahkan diri kepada golongan yang berkuasa...”. Hari-hari ini kita merindukan para cendekiawan.
Jangan bicara dgn data. Data hanya ada gunanya dalam masyarakat berakal. Ketika masyarakat masih repot berasa, kantongilah datamu untuk kamu simpan sendiri sevalid apa pun datamu. Mulailah bicara dgn rasa pula, wahai kaum intelektual yg menyangka paling berdata di negeri ini.