Umpama menjerat lantung, harap demi harap terjagal buntung. Andai saja aku bisa menahan masa keruntuhan itu— tak kubiarkan engkau tersentuh duka nan masygul.
ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
WhatsApp to Laila Salima.
Lail Badar:
√√ La, aku udah sampai.
√√ Agak ke depan ya takut ngalangin. Di sebrang circle K.
Sent. @Kamalangis
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
Dinding yang semula menjadi tempat bersandar kini terbebas dari segala beban, tubuhku tak lagi membebaninya. Beralihlah tuntutan itu pada ubin-ubin yang mungkin seharian ini telah menerima puluh ribuan langkah atas insan-insan yang turut mengadu nasib.
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
Ada yang lain dari perjalanan kali ini, ada seseorang yang kubawa kemari untuk hilangkan sepi. Gadis itu, gadis yang menjadi alasan atas gelisahnya batin, peraduan kasih.
Maka setelah genap tubuh pada kemudi, jalan pun turut aku susuri.
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
WhatsApp to Laila Salima.
Lail Badar:
√√ La, sebentar lagi aku selesai.
√√ Kamu udah balik hotel atau masih di luar?
Sent. @Kamalangis
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@Kamalangis ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
𝐥𝐚𝐢𝐥𝐛𝐚𝐝𝐚𝐫 replied: sent you a voice note.
“Thinkin' maybe you'll come back here to the place that we'd meet. And you'll see me waiting for you on the corner of the street. So I'm not moving, I'm not moving.”
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ
@Kamalangis ᅠ
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
𝐥𝐚𝐢𝐥𝐛𝐚𝐝𝐚𝐫 replied: sent you a voice note.
“Cause if one day you wake up and find that you're missing me. And your heart starts to wonder where on this Earth I could be.”
ᅠᅠ
ᅠ
ᅠ
ᅠ