Part7
Puting coklat muda terselip keluar dr lobang lingerie
"buka kaki mu, lonte" perintahku
"Iyahhhh... Pak" mematuhi perintahku
CD merah yg penuh lendir tembus keluar di dalam rok minimu.
Bisa terlihat kedutan dr balik cd yg tiada henti
Setiap kedutan, membuat makin basah
Part6
Kutarik masuk ke ruanganku
Ku duduk kan kamu di kursi tamu, kulepas blouse kerjamu,
Kubentangkan kedua tanganmu, Kupasang bangle BDSM ke keduanya
Kemudian kulepas kancing baju mu 1 per satu
Terlihat jelas dalaman merah lingerie yg kubelikan,
Lingerie dgn puting terbuka
Part5
Desahan nikmat terus keluar tanpa sadar dr bibirmu yg mungil dan sexy
Gagang cambuk semakin kutekan dr luar cd ke dlm liang kotormu
Ku bisikkan "LONTE, saatnya kmu disiksa"
"iyyaaahhhh... Pak..aahhhh...siksa aku seperti kemarin" jwbmu
Kupasang collar ke lehermu, kutarik
Part4
Kamu lebih memilih disiksa aku dr pd sama "dia"
Tak lama muncul wa
Terlihat notif "babe, kok ditolak?"
Kamu pun mengabaikannya
Kusentuh selangkangan mu dgn gagang cambuk, ku tekan dan kugosok ke clitomu
Matamu memejam menahan rasa itu,
Cairan lendir makin membanjiri cdmu
Part3
Seperti biasa, di balik cd mu yg sudah penuh lendir basah, lobang kotormu sudah berkedut dan clito terasa mengencang
Akibat dari vibra yang kuselipkan ke dalam lobang lacurmu sejak tadi pagi
Tiba2 hp mu berdering,
Di layar tertulis panggilan dr
"Sayangku"
Lalu kamu tolak
Part2
Dengan pakaian jas lengkap, dan memegang cambuk BDSM, aku ke depan
Memanggil namamu dgn suara bisikan tepat di telingamu, pertanda pertunjukan segera akan dimulai
Kutarik rambutmu dgn sedikit sentakan
Desahan mengundang, keluar dr bibir mungilmu
"ahhhhh... iya Pak..."
Part1
Pukul 21.30
Di kantor tinggal aku dan kamu
Aku duduk di ruangan ku
Kamu masih sibuk dengan kerjaan lembur (alasan untuk tetap stay menunggu penyiksaan nikmat dari ku)
Kursi tamu telah kupersiapkan dengan bangle BDSM
Di atas meja tergeletak sebuah gagged ball dan blindfold