Sejak pukul 02.00 dini hari, masyarakat sudah mulai mengantre sudah memakai pakaian adat daerah untuk memasuki Istana Merdeka. Tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari berbagai daerah. Saya bahkan berkesempatan menyapa langsung warga yang datang dari Sulawesi, Sumatra, dan banyak provinsi lainnya.
Lebih dari 150 ribu masyarakat hadir mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di kawasan Istana Merdeka, serta panggung rakyat di Monas.
Malam harinya, semangat yang sama terus menyala dengan kehadiran lebih dari 500 ribu warga di sepanjang Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia.
Pemandangan ini kembali mengingatkan bahwa Merah Putih bukan sekadar bendera. Ia adalah pemersatu kita. Dari berbagai daerah, latar belakang, dan generasi, kita hadir dengan satu kebanggaan yang sama: Indonesia.
Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Mari terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan karya terbaik untuk bangsa. ๐ฎ๐ฉ
-- TIW --
#CatatanSeskab
Andai Fatimah Azzahra ketika nanti jadi politisi juga sama saja dengan politisi lainnya, bagi saya tetap layak dicoba memilih orang seperti ini untuk masuk pemerintahan.
Daripada yang dari awal nggak jelas bentuknya mau ngapain masuk politik.
NGAWUR! pemerintah ga ngurusin hal receh ginian. pemerintah tu ngurusin hal2 urgen kaya MBG, KOPDES, sama LGBT. Masalah ginian, gempa, kebakaran mah biarin rakyat aja yg bahu membahu. Selagi ompreng MBG masih bisa keisi tu berarti INDONESIA MASIH AMAN!!
Jokowi itu oportunis nomor 1 di dunia. Dia memanfaatkan demokrasi & kebodohan sebagian besar rakyat Indonesia. Tapi apapun, gak ada yang bisa dibanggakan untuk seorang penipu & pengkhianat bangsa.
suka tidak suka emang winratenya 100%:
- jokowi menang di 5 pilkada/pilpres
- wali kota solo 2x
- gubernur dki
- presiden 2x
- usung gibran jadi walikota juga menang
- usung menantu jadi gubernur juga menang
- usung gibran jadi capres juga menang
- seni tarik ulur doi emang ngeri lah
- dari foto ini banyak yang kegocek
- partai merah pasti bingung sebenarnya jokowi lagi dimana
Gini loh.
Kalo data prabowo buruk, tuntutan kalian masuk akal.
Faktanya secara data, prabowo bagus n ada progres perbaikan.
Artinya kritik kalian itu bukan berdasarkan fakta, tapi kebencian.
Making $200- $400 a week just by using Internet
Requirements
- Mobile / Pc
- 45 Minutes a day
Usually, I'd charge $99 for this, but today I'm giving it away for FREE
- Retweet + comment "Free"
& I'll DM it to you for FREE
(Must be following me)
VIRAL! SOSOK MIRIP โBABI NGEPETโ TEREKAM DI DEPAN RUMAH
Awalnya mungkin terlihat seperti sesuatu yang sulit dipercaya. Dalam rekaman ini, terlihat seseorang berada di depan rumah warga dengan posisi yang kemudian dikaitkan dengan fenomena โbabi ngepetโ.
Yang menarik, warganet langsung menghubungkannya dengan cerita mistis yang selama ini sudah begitu dikenal di masyarakat.
Tapi menurut saya, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa manusia benar-benar bisa berubah menjadi babi. Bisa saja ini hanya aksi seseorang yang sengaja membuat konten, melakukan prank, atau memang ada penjelasan lain yang lebih masuk akal.
Justru di era media sosial seperti sekarang, kita harus lebih kritis. Viral belum tentu berarti benar.๐๐ซข
"Kenapa kamu dilahirkan dari bapak yang tidak bertanggungjawab? Pilih yang bertanggungjawab dong"
"Kamu sehari makan cuma sekali? Sama dong kayak saya, kategori miskin ini"
Ini gila. Pidato diawali dengan permintaan maaf kepada rakyat.
Kemudian membuat gebrakan baru di mana tenda VVIP ada di rakyat, bukan pejabat. Lalu mengapresiasi para pelajar yang berprestasi, setelah itu kinerja para buruh kasar. Kemudian dilanjutkan dengan pengakuan bahwa negara merdeka hanya berdasarkan de jure, sedangkan secara de facto, rakyat kita masih belum sepenuhnya merdeka.
Bukannya membahas pencapaian, beliau malah memilih membahas masalah yang belum terselesaikan oleh jajaran kepemerintahannya. Bahkan mengakui bahwa masih ada kejahatan kolonialisme dan imperialisme di tanah air kita. Bukan berasal dari bangsa asing, melainkan dari bangsa sendiri. Feodalisme juga disinggung bahwa pejabat masih suka dihormati, disanjung-sanjung, dikawal, dan dimuliakan.
Siapa beliau ini?
Tidak, pertanyaan saya bukan tentang KDM.
Tapi siapa pemimpin negarawan ini?
Terakhir, pidato yang membakar semangat yang saya dengar adalah pidato Bung Tomo.
Menjadi pejabat yang dicintai oleh rakyatnya di negeri ini sebenarnya cukup sederhana. PEKA terhadap keadaan. Anehnya, formula sederhana ini masih belum juga bisa dipraktikkan oleh mayoritas pejabat di negara ini.
Kita tahu bahwa Indonesia masih jauh dari negara maju.
Kita tahu bahwa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan.
Kita tahu bahwa Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka.
Kita tahu bahwa membangun negeri ini tidak cukup hanya 1 atau 2 periode.
Masyarakat cuma ingin dimengerti. Sesimpel itu kok.
Percayalah, jika semua pejabat di negeri ini punya kepekaan yang tajam seperti KDM. Nggak perlu pencitraan sana-sini, masyarakat juga akan otomatis berbaris di belakangnya. Biaya kampanye jadi semakin murah.
Source fb : Cakra Adi Negara
Sudah beberapa waktu berlalu sejak IKN batal jadi ibu kota, dan Jakarta tetap pada status semula.
Tapi ajaibnya, belum ada yang masuk penjara karena MERUGIKAN NEGARA?!