Apakah kita masih di tempatkan pada
"bangsa masih berkutat dengan urusan perut"?
Slogan yang biasa menyertainya:
👉Pemerataan ekonomi
👉Ketahanan pangan
👉Kebutuhan gizi
👉Angka Kemiskinan
Mungkin isu ini masih jadi "alat politik"
Rupanya belum beranjak dari "perut ke kepala"
Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pasar, melainkan harus mampu memproduksi barang-barang sendiri seperti mobil, motor, hingga handphone, dll.
Pidato.
Faktanya???
Under invoicing:
Praktek yang tidak mungkin melibatan sedikit orang.
(Praktik kecurangan di mana eksportir atau importir dengan sengaja melaporkan nilai barang dalam faktur (invoice) lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya).