Di hari Arafah ini, gue berdoa untuk pemimpin pemimpin... yg dzalim.
Yg bilang orang desa gaperlu Dollar, yg bilang YNTKS, yg bilang 'Pokoknya ada', yg bilang BGN bermanfaat dan para kroni2nya, agar mereka mendapat adzab dunia akhirat atas apa yg mereka lakukan. Aamiin
KEMENAG SEWA 10 LAPTOP SETAHUN: RP349,8 JUTA.
PADAHAL BELI BISA DAPET
12 UNIT LAPTOP MACBOOK PRO M4
LOGIKANYA GIMANA?
Dokumen pengadaan pemerintah memang jarang viral.
Tapi ketika yang viral adalah sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349.800.000 dari APBN 2026, wajar kalau orang-orang mulai menghitung-hitung.
APA YANG TERCATAT DI SIRUP OJK?
Berdasarkan dokumen yang beredar dari sistem SIRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan):
Kode RUP: 63727235
Nama Paket: Sewa Laptop
Satuan Kerja: UPT Unit Percetakan Al-Quran, Kementerian Agama
Lokasi: Jl. Raya Puncak Km.65, Ciawi, Bogor, Jawa Barat
Spesifikasi: Sewa Laptop, 10 unit x 10 bulan
Sumber Dana: APBN Rupiah Murni 2026
Total Pagu: Rp349.800.000
Artinya: satu unit laptop disewa selama 10 bulan dengan biaya total Rp34.980.000 per unit.
Atau Rp3.498.000 per unit per bulan.
KOK BISA SEMAHAL ITU?
Harga sewa laptop di pasaran untuk kebutuhan korporat dan perusahaan berkisar antara
Rp275.000 hingga Rp1.500.000 per unit per bulan, tergantung spesifikasi. Untuk laptop bisnis kelas menengah seperti Lenovo ThinkPad atau Dell Latitude, harga sewa normal di platform seperti Asani, Arental, atau Bhinneka DaaS ada di kisaran
Rp400.000 hingga Rp800.000 per bulan per unit.
Dengan harga Rp3.498.000 per unit per bulan yang tercatat di dokumen Kemenag,
angka ini 4 sampai 8 kali lipat di atas harga sewa pasar normal untuk laptop bisnis standar.
Beberapa kemungkinan yang bisa menjelaskan selisih ini:
Pertama, mungkin spesifikasi laptop yang disewa memang premium sekali, misalnya MacBook Pro M3 atau workstation kelas berat.
Tapi tidak ada keterangan merek atau spesifikasi laptop di dokumen yang tersebar.
Kedua, dalam pengadaan pemerintah, biaya sewa sering sudah mencakup layanan teknis, garansi penggantian unit, asuransi, IT support on-call, dan administrasi kontrak yang menambah harga jauh di atas harga sewa ritel biasa.
Ketiga, dan ini yang sering terjadi:
markup dalam proses pengadaan.
Ini bukan tuduhan, tapi sudah menjadi catatan BPK berulang kali dalam berbagai audit pengadaan IT pemerintah.
Yang jelas, tanpa rincian spesifikasi dan klausul layanan dalam kontrak, angka Rp3,4 juta per laptop per bulan sulit untuk dipertanggungjawabkan kepada publik.
KALAU LANGSUNG DIBELI, DAPAT APA?
Total anggaran: Rp349.800.000
Jumlah unit yang dibutuhkan: 10 laptop
Artinya per unit tersedia: Rp34.980.000
BISA BELI LAPTOP APA AJA?
Pilihan 1: MacBook Pro M4 14 inci
Spesifikasi: Chip Apple M4 Pro, layar Liquid Retina XDR 14,2 inci, RAM 24GB, SSD 512GB, baterai 18 jam
Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp30.000.000 per unit
Pilihan 2: Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 12
Spesifikasi: Intel Core Ultra 7, RAM 32GB, layar 2,8K OLED 14 inci, carbon fiber, standar militer MIL-STD-810H, bobot 1,12 kg
Harga: sekitar Rp24.000.000 hingga Rp28.000.000 per unit
Pilihan 3: Dell XPS 15 (Intel Core Ultra 9 + RTX 40-series)
Spesifikasi: Intel Core Ultra 9, GPU NVIDIA RTX 4060, layar OLED 3,5K 15,6 inci, RAM 32GB, SSD 1TB
Harga: sekitar Rp28.000.000 hingga Rp33.000.000 per unit
PERBANDINGAN SEWA VS BELI
Dengan sewa 10 laptop selama 10 bulan seharga Rp349,8 juta, negara tidak mendapatkan aset apapun setelah kontrak berakhir.
Setelah 10 bulan, laptop dikembalikan. Kemenag kembali dari nol.
Dengan membeli 10 unit ThinkPad X1 Carbon seharga total maksimal Rp280 juta,
negara mendapatkan 10 laptop premium kelas dunia yang menjadi aset negara, bisa digunakan 5 tahun ke depan, bisa diaudit fisiknya, dan
masih sisa Rp69 juta untuk pemeliharaan dan aksesori.
Ini bukan soal benar atau salah secara hukum.
Sewa perangkat IT untuk instansi pemerintah memang dimungkinkan dalam regulasi pengadaan.
Tapi secara efisiensi anggaran dan logika keuangan publik, angka ini layak dipertanyakan.
1) Gaji tiap bulan dipotong pajak,
2) THR juga kena pajak,
3) Dapet bonus kena pajak juga,
4) Beli barang mahal kena pajak barang mewah,
5) Rumah kena pajak bumi dan bangunan,
6) Motor harus bayar pajak tiap tahun,
7) Mobil juga bayar pajak tiap tahun,
8) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak,
9) Makan di restoran kena pajak,
10) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai,
11) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara,
12) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara,
13) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai,
14) Ditilang juga bayarnya ke negara,
15) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara.
"Emang udah kontribusi apa untuk negara"
Terdengar empatik, tapi bodoh.
Gini lho bu menteri, kecelakaan kereta itu nggak selalu tabrakan depan-belakang.
Jika terjadi anjlokan akibat masalah wesel atau patah rel, gerbong tengah yg justru bisa mengalami efek teleskopik yg juga sangat mematikan.
Lagian gini lho, ini soal crowd management. Gerbong khusus perempuan itu di ujung tujuannya membantu memisahkan arus penumpang laki2 dan perempuan sejak di peron stasiun. Jika gerbong khusus perempuan diletakkan di tengah, bakal sangat kacau saat jam2 sibuk.
Kalau solusinya cuma pindah gerbong, menjauhkan satu kelompok dari zona bahaya berarti secara menteri ini sangat sadar utk menempatkan kelompok lain (laki-laki dan penumpang umum) di zona maut.
Benar2 komentar nggak etis dalam konteks keselamatan publik. Bukannya ngepush utk meningkatkan standar keamanan, malah pindah gerbong.
Heran, anggota kabinetnya prabowo ini kok banyak banget yg nggak mutu dan absun kek gini.
"Prabowo singgung pejuang Iran keras kepala"
Eh wo @prabowo , Iran itu keras kepala karena menjaga kedaulatan negara mereka dari penjajah. Itu urusan internal mereka.
Beda ma lo, lo anti kritik bukan keras kepala, lo itu budeg dan bodoh !
Emosi aing ajg denger wowo ngomong ๐ก
Asumsi UKT termurah
64.471 orang x Rp 500.000 x 8 semester
= Rp 257.884.000.000
= Setara 0.2 hari MBG
Asumsi UKT 10 juta
64.471 orang x Rp 10.00.000 x 8 semester
= Rp 5.157.680.000.000
= Setara 4.3 hari MBG
Sungguh bangsa yang besar.
Sungguh bangsa yang kaya.
yujiem
Iran adalah satu-satunya negara di mana jenderal, politisi, dan pemimpin tertinggi meninggal sebelum rakyatnya. Setelah berbagai serangan teroris dan pembunuhan massal, tidak satu pun menteri, komandan, atau pejabat yang mundur โ setiap orang yang meninggal segera digantikan. Israel menghubungi dan memperingatkan banyak dari mereka untuk meninggalkan negara itu, tetapi tidak satu pun yang menurutinya.
@SprinterPress
Pemerintahan yang bodohnya ke semua level. Diplomasi tidak bisa, empati tidak punya.
Even tetangga terdekat aja bisa diplomasi, negara ini lebih memilih cari negara lain. Presiden, Menlu, Menteri ESDM buruk semua.
Pemerintahan terburuk dalam sejarah bangsa Indonesia.
Tega2nya, penderitaan orang lain dieksploitasi dgn begitu vulgar demi kepentingan menaikkan citra program.
Konten paling bajingan pada 2026. Dan ini baru Maret.
im not even kidding dan gak ada intention buat diskriminasi orang lanjut usia, tapi orang ini beneran harus dicek penurunan fungsi otaknya. gak lucu ya negara dipimpin ama orang yg suka bersikap & ngelantur bego terus LUPA SENDIRI.