Salam #SahabatReligi
Satu pekan ini banyak yang nanya ke admin tentang apa itu moderasi beragama. Bahkan, ada yang sampai salah sebut menjadi modernisasi agama.
Makanya, siang ini admin mau berbagi info tentang konsep moderasi beragama. Simak yang ini yaa ๐๐
BOLEHKAH BERPUASA PADA SAAT ADA YANG BERLEBARAN DULUAN?
Tahun 2023, Idul Fitri akan ada dua hari di negeri kita ini:
- Jumat, 21 April 2023, saudara kita dari Muhammadiyah berhari raya karena hasil dari hisab Wujudul Hilal, posisi hilal sudah ada di atas ufuk lebih dari nol derajat.
- Sabtu, 22 April 2023, saudara kita dari NU, Persatuan Islam (Persis), dan pemerintah sebagaimana hasil hisab imkanur rukyat yang memakai kriteria Neo MABIMS (Mentri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), di mana tinggi hilal masih di bawah tiga derajat.
Bagi yang bertaklid kepada Muhammadiyah bahwa lebaran jatuh pada hari Jumat, maka ia wajib konsekuen bahwa hari itu adalah tanggal 1 Syawal, sehingga haram baginya untuk melakukan puasa.
Namun, bagi yang mengikuti pemerintah bahwa lebaran jatuh pada hari Sabtu, maka ia juga harus konsekuen bahwa hari Jumat itu masih tanggal 30 Ramadhan (istikmal). Sehingga haram baginya untuk tidak berpuasa di dalam bulan Ramadhan yang diyakininya.
Haramnya berpuasa di hari raya sama dengan haramnya tidak puasa secara sengaja di bulan Ramadhan.
Jika seseorang mau bertaklid kepada hasil ketetapan pemerintah yang sah, maka ia harus konsekuen untuk tetap puasa di hari Jumat. Karena dalam keyakinannya, hari Jumat itu masih termasuk bulan Ramadhan. Bagi seorang muslim, berpuasa di bulan Ramadhan itu hukumnya wajib. Bila ditinggalkan secara sengaja, maka hukumnya DOSA BESAR.
Adapun ada orang lain yang telah meyakini bahwa hari Jumat sudah lebaran, tidak ada pengaruhnya dan tidak menjadi sebab harus tidak puasa. Sebab mereka yang lebaran hari Jumat telah bertaklid kepada ulama mereka. Sedangkan, yang berlebaran di hari Sabtu, bertaklid kepada ulama yang lain lagi. Masing-masing silakan menjalankan ibadah sesuai dengan hasil ijtihad yang diyakininya.
Baca selengkapnya artikel kami di RumayshoCom:โจhttps://t.co/tGJwuq0g7S
Semoga Allah menyatukan hati kaum muslimin. Semoga suatu saat nanti, di negeri kita ini, hari raya itu tidak berbeda-beda lagi dan terus bersatu.
Doa Nabi ketika bertemu dengan lailatul qadar:
Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu anni
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan suka mengampuni, maka ampunilah aku
Kita sudah lost contact, bahkan kita sudah seperti orang asing. Tapi, kalo kamu nanti balik lagi bakal aku ceritakan gimana rasanya hari-hariku pas tidak ada kamu. Sebab, kamu dulu pernah kujadikan rumah ketika duniaku sedang tidak baik-baik saja.