Terima kasih untuk diriku yang sudah bertahan melalui hari hari yang tidak mudah
Mengikhlaskan segala bentuk ketidakterimaan atas ketetapan yg tak sesuai dengan keinginan
Memilih menerima dan menjalaninya dengan syukur yg terus dipupuk agar tidak ada lagi kecewa yg menetap.
Ayah bukan lelaki hebat.
Sebab di negeri yang terlalu sibuk memuja hasil, perjuangan yang sunyi sering dianggap tak bernilai.
Mereka melihat apa yang berhasil dibawa pulang, tetapi tak pernah melihat apa yang telah dikorbankan di perjalanan.
Selamat pagi ☕
Andai namamu tak pernah ditulis untukku di Lauhul Mahfudz, biarlah aku menjadi doa yang paling sabar diantara seluruh kesabaran
Aku tak akan memaksa Tuhan untuk mengubah langit
Aku tau, takdir adalah garis yang tak bisa kuhapus dengan air mata
Tapi setiap malam aku menyebutmu
Tidak keras, tidak dengan harapan untuk dimiliki
Aku pun tidak ingin mengutuk jarak atau waktu atau nasib
Aku hanya ingin tetap berdoa
Karena mungkin, diantara doa doa yang tersembunyi, Tuhan menyelipkan keajaiban
Dan jika tidak, jika pertemuan itu tak pernah menjadi bagian dari cerita
Aku ingin Dia tahu, bahwa aku mencintaimu dengan cara yang tidak membangkang pada kehendak-Nya
Maka biarlah cinta ini tinggal menjadi rahasia antara aku dan Tuhan
Sebab siapa tahu, dalam semesta yang lebih luas dari hidup ini
Ada ruang yang tak bergantung pada takdir, tapi pada kerelaan-Nya untuk mempertemukan dua jiwa yang tak berhenti berharap
Walau hanya sekejap
Sebab bagiku, mencintai pun bisa menjadi bentuk penghambaan, jika didalamnya tidak ada pemaksaan, hanya penyerahan
Namun jika seluruh hidupku kelak adalah rangkaian waktu yang tidak pernah membawaku padamu, biarlah itu menjadi bagian dari ladang pahala yang tak terlihat
Sebab setiap kali ku tahan rindu yang menyesakkan di dada
Setiap kali ku telan doa yang ingin ku lantangkan
Setiap kali ku tundukkan diri dari keinginan memiliki
Itu semua, semoga tercatat sebagai bentuk lain dari ibadah
Dan dalam sujud yang terakhir, bila Dia masih mendengarku, meski aku tahu aku tak layak meminta apa apa
Izinkan aku menyebut namamu sekali lagi, bukan untuk ku minta menjadi milikku
Tapi untuk ku syukuri 🥀
#celahawan 🕊
Aku titipkan seorang disana
Sehatkan jiwanya dan kuatkan badannya dari banyak hal yang melelahkan
Tolong peluk dia dengan cara-Mu yang paling indah dalam istirahatnya
Dia adalah rindu yang selalu aku simpan...
"Mengeluh hanya membuang energi, sementara bersandar pada orang lain tak selalu berpijak pada kepastian. Kuatlah untuk dirimu sendiri, karena pada akhirnya, penolong terbaikmu adalah bayanganmu sendiri." 🔥🥰
Terkadang kita terlalu jatuh cinta pada indahnya senja, hingga lupa bahwa senja diciptakan untuk singgah, bukan menetap
Ia datang membawa warna paling hangat, lalu pergi meninggalkan malam tanpa permisi
Begitu juga hidup
Ada hal hal yang hadir begitu indah, membuat kita ingin menggenggamnya lebih lama, padahal semesta hanya mengizinkannya untuk sementara
Bukan kesalahan mencintai keindahan
Yang keliru adalah berharap sesuatu yang memang ditakdirkan pergi, tidak untuk selamanya tinggal
Hidup mengajarkan bahwa menikmati tidak selalu berarti memiliki, dan melepaskan bukan selalu tanda kalah, melainkan bentuk paling dewasa dari menerima
Sebab, jika senja tak pernah pergi
Kita tak akan pernah belajar menunggu pagi
Yang paling menakutkan bukan orang yang berteriak ingin membalasmu.
Tapi orang yang diam, pulang, ambil wudhu, dan berdoa.
Sejak saat itu kamu tidak lagi berurusan dengannya.
Kamu berurusan dengan sesuatu yang jauh lebih besar.
Jika kamu berusaha melupakan seseorang namun hati dan juga pikiranmu masih menyebut namanya, Itu tandanya orang tersebut mencintaimu.
(Ali Bin Abi Thalib)
Dari qabliyah Subuh, ada satu pelajaran yang sering luput disadari: silent wins are often the loudest.
Tidak ada penonton, tidak ada tepuk tangan, tidak ada pengakuan dari manusia. Hanya ada keheningan, ketulusan, dan hubungan yang dijaga antara seorang hamba dengan Tuhannya.
Di situlah letak keistimewaannya. Sebab kedisiplinan yang paling murni bukanlah ketika semua orang melihat, melainkan ketika kebaikan tetap dilakukan meski tidak ada yang memperhatikannya.
Success is not always about being seen; it’s about being present when it matters most.
Mungkin karena itulah Rasulullah ﷺ menyebut dua rakaat qabliyah Subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya.
Khairum minad-dunya wa ma fiha.
"Kenapa Raditya Dika nggak mau punya teman dekat?"
Jawabannya:
"Karena manusia bisa berubah dengan cara mereka masing-masing, yang kita nggak nyangka."
Setuju 🤝
Aku juga beberapa kali ngalamin temen yang dulu deket banget, sekarang malah jadi asing dengan versi mereka yang baru.
Makanya sekarang lebih hati-hati, circle kecil aja tapi yang bikin tenang.
Bukan soal nggak percaya orang, tapi lebih ke jaga diri biar tetap waras aja.
Kalau seseorang memang ingin hadir, dia akan mencari cara.
Kalau seseorang memang menganggapmu penting, dia akan menyempatkan diri.
Bukan setiap saat, bukan setiap menit, tapi cukup untuk membuatmu merasa dihargai.
Sekarang aku gak lagi sibuk mencari alasan untuk orang yang gak berusaha. Aku lebih memilih menghargai orang-orang yang hadir dengan tulus, yang gak membuatku terus bertanya-tanya apakah aku penting atau tidak.
Kamu Tau?
Bahkan Maryam, wanita yang Allah muliakan dan pilih di antara banyak perempuan di dunia, pernah berada di titik yang begitu berat hingga berkata:
يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا
"Andai saja aku telah mati sebelum ini, dan menjadi sesuatu yang dilupakan orang."
(QS. Maryam: 23)
Ayat ini mengajarkan bahwa rasa sesak, lelah, dan hancur bukanlah tanda seseorang jauh dari Allah.