Komisaris PT Pertamina Retail , BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia:
Usia 27 tahun.
Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024.
Ketua YLBHI Muhammad Isnur di hadapan KPF, Februari 2026:
"Ada pengakuan massa bayaran yang dipimpin oleh BISON."
Ginka , Koordinator Nasional BISON ,mengakui memerintahkan penggalangan 70 massa untuk demonstrasi 28 Agustus 2025.
Bulan-bulan berikutnya: diangkat Komisaris Pertamina Retail.
Tidak ada rekam jejak industri energi.
Tidak ada pengalaman korporasi.
Tidak ada penjelasan publik dari Pertamina soal kriteria pengangkatan ini.
Kalau ini bukan politik balas budi, tolong tunjukkan kriterianya ,supaya kita semua bisa daftar juga.
🙂
Enakan nikah dipestain mewah gede gedean sama mertua, pulang ke rumah yang dibeliin mertua pake mobil yang dibeliin mertua juga.
Gausah romantisasi nikah di KUA dengan narasi mendiskreditkan nikah mewah.
Gapapa nikah mewah, gapapa nikah di KUA.
Gapapa tinggal sendiri, gapapa juga tinggal sama mertua.
Yang ga boleh banding bandingin orang lain sama kehidupan kita.
Aku baru je tengok dia buat majlis khatam quran sebelum dia nikah. Lepas nikah dia buat pesta arak pulak. Tapi tak terkejut la sebab haritu arwah suami pun dia cremated lepastu buat tahlil. Malaikat pun pening 😭 tapi anak dia comel.
Nih denger para runners tone deaf.
Toh kalo kebijakan yang dikeluarkan bagus, nanti harga registrasi marathon elu gak semahal itu kocak.
Inget! Pukul ke atas bukan ke samping
Bayangin lagi acara keluarga besar pas lebaran, saling sapa. Bapak cium tangan emaknye, bini cium tangan lakinye, ponakan cium tangan uwaknye, bocah bocah bererot cium tangan engkongnye sambil minta THR. Suasana penuh haru, silaturahmi, dan kehangatan.
Eh ada satu pasutri yang keracunan pemikiran sampah, "mari kita bercumbu saja di depan mereka, fuck relasi kuasa" 😂
Love expression aja mesti segala diatur bentuknya gimana, ya terserah masing-masing orang lah!! Yang penting consent dan semua happy, termasuk dalam urusan cium tangan. Ribet amat lu.
Gue baru nyadar satu hal, orang yang hobi baca biasanya kalau ngetik juga rapi banget. Bahkan di WA pun jarang pakai singkatan aneh-aneh.
Kayak ada kepuasan tersendiri buat mereka kalau bisa nulis dengan ejaan lengkap. Bener nggak sih?
Titik dua (:) mengantarkan perincian. Titik koma (;) memisahkan bagian kalimat yang setara.
Titik dua bisa diganti dengan “yaitu”.
- Saya aktif di tiga medsos: X, Instagram, dan LinkedIn.
- Saya aktif di tiga medsos, yaitu X, Instagram, dan LinkedIn.
Titik koma bisa diganti dengan konjungsi.
- Saya aktif di tiga medsos; dia aktif di semua medsos.
- Saya aktif di tiga medsos, sedangkan dia aktif di semua medsos.
@Pearlwontmiss A is decelerating, but from what speed? 10, 100? Who knows
B is moving constant, but again at what speed? Could be a snail’s pace.
C is accelerating, but from what speed? From 0? Or was he already doing a hundred and floored it?
There is no right or wrong answer