Just ambyar porto in meme $SOL 😭. But Im glad I have $BTC, $XRP (TP 50% 🤭)
.
Meme sol
$DIDID
#moodeng I sell all my moonbag, but re entry with small nominal 😁
Prepare to take off and ciao
Cita2 = Hidup sederhana, tp aset tidak sederhana.
Misal kalau ada orang nyrempet mobil saya, lalu yang nyrempet bilang "Maaf saya orang miskin, saya gak bisa ganti rugi". Lalu saya jawab, "Yaudah, mobilmu saya beli sekarang, anda silakan jalan kaki pulang."
If you want adventure go to Indonesia 🇮🇩
If you travel for nightlife go to Thailand 🇹🇭
If you travel for history go to China 🇨🇳
If you like eating go to Vietnam 🇻🇳
If you have money go to Singapore 🇸🇬
If you're broke, go to work.
Saw some people panicking or asking about quantum computing's impact on crypto.
At a high level, all crypto has to do is to upgrade to Quantum-Resistant (Post-Quantum) Algorithms. So, no need to panic. 😂
In practice, there are some execution considerations. It's hard to organize upgrades in a decentralized world. There will likely be many debates on which algorithm(s) to use, resulting in some forks.
And some dead project may not upgrade at all. Might be a good to cleanse out those projects anyway.
New code may introduce other bugs or security issues in the short term.
People who self custody will have to migrate their coins to new wallets.
This brings to the question of Satoshi's bitcoins. If those coins move, then it means he/she is still around, which is interesting to know. If they don't move (in a certain period of time), it might be better to lock (or effectively burn) those addresses so that they don't go to the first hacker who cracks it. There is also the difficulty of identifying all his addresses, and not confuse with some old hodlers. Anyway, it's a different topic for later.
Fundamentally:
It's always easier to encrypt than decrypt.
More computing power is always good.
Crypto will stay, post quantum.
Yak, weekend waktunya belajar!
Pelajari ilmu trading ini biar minggu depan tambah cuan guys! Mudah-mudahan
1. Cara Screening Crypto dengan Cryptobubbles. INi berguna buat day trader. Dijelaskan pula konsepnya biar ga mudah kegocek
https://t.co/JSpOaIMAhI
2. Pembahasan plus dan minus dari Averaging Down. Gimana bisa bikin untung, atau malah buntung
https://t.co/Pk842bv3zM
3. Teknik Trading Menggunakan Strategi Double EMA. Dipakai untuk trading harian.
https://t.co/3W8IOGZHiW
4. Cara Screening di Tradingview buat Buy the Dip. Saya jelaskan konsepnya, sama tutorialnya
https://t.co/mLXRgL303p
5. Bedanya Retail dan Institusi dalam Trading. Kalau paham ini, maka lebih aware sama manipulasi atau ketidakunggulan kita.
https://t.co/pwY12MUIDO
6. Jadikan ini sebagai warning dan buat jaga-jaga. Gimana loss yang kecil dan sesekali, malah bisa membuat akunmu hilang semua duitnya
https://t.co/LXDpHdWyhg
7. Khusus Buat Trader Spot! Video screening dan cara entry yang gak banyak mikir. Termasuk saya jelasin cara masuk, cara ngatur resikonya juga
https://t.co/cEceFUx8hh
8. Tool ini bisa memprediksi crypto yang mau naik dengan menggunakan pergerakan volume
https://t.co/xf1KhwLUsO
9. Belajar konsep GAME THEORY dalam trading
https://t.co/lnz03X9F56
10. Saya kasih tau aja biar realisits: Apakah trading for living kayak yang dijanjikan para influencer itu bisa dicapai? Kita bedah di sini
https://t.co/IolqUvRO6Z
Nah, itu dia 10 topik buat dipelajari minggu ini guys
Jangan males ya!
Tonton sampe habis!
Saya sangat merasakan ini belakangan, dan saya berharap saya salah
Campuran rasa takut dan kebingungan
Menurut saya echo chamber kita jauh lebih peka terhadap “masa depan” dibanding echo chamber mana pun
Kita jauh lebih aware mengenai isu-isu seperti Epstein dan AI, ditambah lagi hari ini Trump berbicara akan merilis dokumen Alien
Tingkat kepekaan manusia berbeda, namun bagi saya dunia tidak terasa nyata sekarang. Epstein tidak sesederhana perploncoan dan tindakan blackmailing antar elite
Mungkin ini adalah arah yang elite ingin mainkan kepada kita :
1. Merasa inferior dan sangat rendah, bahwa kita ada dikasta terendah, sampai kita tidak memiliki pengaruh sepeserpun di dunia ini, terbukti dari tidak adanya tokoh yang diadili dari skandal Epstein
2. Merasa Haus akan kedamaian dan keadilan, ingin lepas dari ketakutan yang semakin meghantui kita, mungkin akan ada propaganda palsu kearah ini
Saya berharap saya halu, hanya ingin menyampaikan apa yang ada di kepala saya belakangan
@Bitcoin_Teddy Diamond hands + mass delusion about your own psychology = survivorship bias, not investment strategy.
99% of people would've sold after watching $1.7M become $170k.
The ones who held weren't geniuses - they just forgot their password.
“If I put $100 in Bitcoin in 2010 I’d have $2.8B now.”
No.
If you bought $100 of Bitcoin in 2010 and watched it go to:
$1k → $100k → $1.7M
and did nothing
Then watched $1.7M go to $170k
and still did nothing
Then watched $170k go to $110M
and still did nothing
Then watched $110M wither to $18M
and still did nothing
Then watched $18M surge to $390M
and still did nothing
Then watched $390M deteriorate to $85M
Then watched $85M climb to $1.6B
and still did nothing
Then watched $1.6B shrink to $390M
and still did nothing
Then watched $390M surge to $2.8B
and then for some reason finally decided to do something…
Then yes, $100 in 2010 would be worth $2.8B today.
Tadi pagi lihat TV membahas soal MSCI, membandingkan Indonesia dengan India. Batinku wow ternyata negara lain pernah mengalami hal serupa... 🤔
Saya coba cek ricek dengan Grok, dan hasilnya not even close bro... India lebih bagus kondisinya daripada Indonesia.
Malah menurut Grok, kondisi kita sekarang ini mirip PAKISTANNNNNN wkwkwkwk 😭😭😭😭
Data ini diambil dari Grok, seharusnya jossgandos ya karena Grok saat ini adalah AI TERPINTAR. Tapi bukan berarti nasib Indonesia akan sama dengan Pakistan, karena menurut Grok 70% kita akan berhasil melewati gejolak ini.....
MESKI baru baru ini Goldman Sachs menurunkan peringkat (rating) saham Indonesia menjadi underweight, menyusul peringatan dari indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Dalam laporan terbarunya, bank investasi asal Amerika Serikat itu memperkirakan aksi jual pasif (passive selling) oleh investor global masih akan berlanjut, seiring keputusan MSCI yang menilai pasar saham Indonesia menghadapi persoalan struktural, khususnya terkait kepemilikan saham dan free float.
Semoga regulator bergerak cepat gesit satt-seett
Kalau mau cocoklogi, kalian harus paham belum lama ini ramai narasi yang mengatakan RAJA jatuh, INDUSTRY HANCUR!! Benerann coyyy 😭😭😭😭
Tiga tahun ini, saya mengikuti perkembangan dunia. Terlebih dinamika global bulan-bulan terakhir ini.
Sebagai seseorang yang puluhan tahun memperhatikan dan mendalami geopolitik, perdamaian dan keamanan internasional, serta sejarah peperangan dari abad ke abad, terus terang saya khawatir. Cemas dan khawatir kalau sesuatu yang buruk akan terjadi. Cemas kalau dunia mengalami prahara besar. Apalagi kalau prahara besar itu adalah Perang Dunia Ketiga.
Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah. Tapi, day by day, ruang dan waktu untuk mencegahnya menjadi semakin sempit. Situasi dunia menjelang terjadinya Perang Dunia Pertama (1914-1918) dan Perang Dunia Kedua (1939-1945) memiliki banyak kesamaan dengan situasi saat ini. Misalnya, munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang haus perang, terbentuknya persekutuan negara yang saling berhadapan, pembangunan kekuatan militer besar-besaran termasuk penyiapan ekonomi dan mesin perangnya, serta geopolitik yang benar-benar panas. Sejarah juga mencatat, bahwa meskipun sudah ada tanda-tanda nyata bakal terjadinya perang besar, tetapi sepertinya kesadaran, kepedulian, dan langkah nyata untuk mencegah peperangan itu tidak terjadi. Mengapa?
Mungkin bangsa-bangsa sedunia tidak peduli, atau tidak berdaya, atau mungkin tidak mampu untuk mencegahnya. Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi. Banyak studi yang mengatakan bahwa jika terjadi perang dunia, perang total dan perang nuklir, maka kehancuran dunia tak bisa dihindari. Korban jiwa bisa mencapai lebih dari 5 milyar manusia. Tidak ada peradaban yang tersisa dan musnahnya harapan manusia.
Tapi tidak cukup dengan doa satu, dua orang. Andaikata 8,3 milyar manusia penghuni bumi juga berdoa secara khusyuk, Tuhan tak begitu saja mengabulkan kalau manusia dan bangsa-bangsa sedunia tidak bekerja dan berupaya untuk menyelamatkan dunianya.
Sesempit apa pun, masih ada waktu dan cara untuk menyelamatkan bumi dan dunia kita. Mari kita berbicara dan berupaya. Ingat kata-kata Edmund Burke dan Albert Einstein yang intinya mengatakan bahwa kehancuran dunia bukan disebabkan oleh orang-orang jahat, tetapi karena orang-orang baik membiarkan orang-orang jahat menghancurkan dunia. Atau juga, kalau yang baik-baik diam, yang jahat akan menang.
Saran dan usulan saya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil inisiatif mengundang para pemimpin dunia untuk berembuk di Persidangan Umum PBB yang sifatnya darurat (Emergency UN General Assembly). Agendanya adalah langkah-langkah nyata untuk mencegah terjadinya krisis dunia dalam skala yang besar, termasuk kemungkinan terjadinya perang dunia yang baru.
Saya tahu, boleh dikata saat ini PBB tidak berdaya dan tidak berkuasa. Tetapi, janganlah sejarah mencatat PBB melakukan pembiaran dan juga doing nothing.
Mungkin saja, seruan para pemimpin sedunia itu “bagai berseru di padang pasir”. Artinya, tak akan diindahkan. Tetapi, mungkin juga itu awal dari kesadaran, kehendak, dan langkah-langkah nyata dari bangsa-bangsa sedunia untuk menyelamatkan dunia yang kita cintai ini. Ingat, if there is a will, there is a way. *SBY*
Baru habis ngobrol dengan salah satu Jenderal Polisi, teman lama lebih dari 5 tahun yang saya selalu hormati dan baru tau sekarang kalau misalnya kita jadi korban penipuan akun sosmed yang menipu misalnya fraud, scam atau jastip bodong bisa lapor lewat sini biar diblokir rekeningnya : https://t.co/RV34fJ8Fhu jadi ga perlu nunggu lapor polisi dulu buat nyegah jatuh korban lainnya. Salut solusinya dari Polda Metro Jaya buat pelayanan masyarakat 🫡👮♂️
GM
Hari ini gw mau sharing strategi underrated yang bikin lu bisa kaya tanpa ada peluang lu rugi dengan winrate 100%.
Misal gaji per bulan lu Rp. 5.000.000,
1. Masukin sekitar Rp.500rb-1,5jt untuk beli bitcoin per bulan. (Berapa pun harga marketnya)
2. Saat bear market bottoms, naikin jadi 40-50%. Lebih tinggi lebih baik.
3. Kalo udah, kalian cuma perlu sabar dan hold selama 2,5 tahun buat dapetin profit sebanyak 7-10x.
4. Jual semua posisi bitcoin kalian di harga berapapun setelah 2,5 tahun itu selesai.
Kenapa strategi ini efektif banget buat retail awam?
1) Karena 90% retail awam tuh ga punya waktu main crypto 24/7. Kalian semua punya urusan dan kerjaan masing”
2) ironi nya adalah strategi ini bakal lebih profitable kalo dibandingin performa retail awam. Karena retail awan ga bisa dan ga mampu nunggu 2-3 bulan demi koinnya naik. Rata-rata mencari koin yang udah pump dan ujung” nya mereka jadi exit liquidity.
=========
Kesabaran adalah skill, skill yang mayoritas retail tidak punya. Kedengerannya gampang ya, tapi strategi ini tuh satu”nya cara kalian bisa dapetin financial freedom TANPA stress sedikit pun dengan pergerakan harga bitcoin,
bodo amat news bilang btc turun ke berapa-berapa, bodo amat pada bilang btc bakal masuk bear market lebih awal, karena faktanya adalah bitcoin bakal terus naik selama bull market cycles nya masih jalan.
Dan kalian cuma perlu waktu 3 tahun. 3 tahun buat mencapai financial freedom, stress free, worry free, dan pasti.