Nabi Isa pernah ditanya "siapakah yg mendidikmu?", Ia jawab "tak ada seorangpun yg mendidik ku. Namun kuperhatikan kebodohan org yg bodoh lalu aku pun menjauhi kebodohan".
(Imam Ghazali dalam Bidayah Al hidayah)
Sulitnya memberantas korupsi karena banyak melibatkan penguasa, shg aparat pun mudah tawar menawar pas tancap gas.
Konsekuensi koruptor agar meringankan pasti sebut siapa saja yg terlibat.
Hakim memerintahkan agar aset Helena Lim yang disita dalam kasus korupsi timah dikembalikan ke Helena. Ada rumah hingga jam mewah. Kenapa harus dikembalikan? https://t.co/9FCFim3cqu
Politisi jika tidak berpegang pasa Islam akan mudah berubah
Jika jadi pendukung dan penikmat rezim, maka akan dicarikan dalih yg sesuai dg keputusan rezim. Sebaliknya
Jadilah politisi muslim yg terikat dg Islam.
Koruptor harus dihukum!
Daya beli turun
Perusahaan banyak gulung tikar
Pengangguran meningkat
Kriminalitas merajalela
Jasa keamanan meningkat
Pungli dimana2
Konflik horisontal bertambah
Wajar ya jika VOC Belanda bisa menjajah begitu lama. Masih juga terjadi hingga kini. Menunggu menjalar ke semu lini kerusakan dan beratnya upeti. #TolakPPN12Persen
Anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding mengusulkan agar surat izin mengemudi (SIM), surat tanda kendaraan bermotor (STNK), dan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) berlaku seumur hidup.
Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat antara Komisi III DPR bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Aan Suhanan, Rabu (4/12).
Sarifuddin mengatakan, masyarakat kerap mengalami kesulitan ketika melakukan perpanjangan surat-surat tersebut.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/toUxgqwdZC
#HardNews_Sosial #NewsOne #CariBeritaditvOne #DPR #KomisiIIIDPR #SIM #SIMSeumurHidup #NO01
Akankah KPK Menelusuri Blok Medan?
Fakta persidangan kasus gratifikasi Abdul Gani Kasuba soal Blok Medan bisa menjadi dasar penyelidikan bagi Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sejumlah pihak menilai fakta itu cukup kuat untuk menelusuri peran Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu dalam pengurusan izin tambang di Maluku Utara.
Akankah KPK mengusut kasus menantu dan putri Presiden Indonesia ketujuh, Joko Widodo, itu?
Kini Koran Tempo terbit empat kali sehari. Baca di https://t.co/NBBACBg5sH
#korantempodigital #KoranTempo