@kaboooyyy Yg saya lihat kampus 'tdk lg' menjadi ruang akademik yg sepenuhnya 'bersih', dimana Prof sekarang punya "kepentingan pribadi". Imo keadaan ini menjadi terang saat ada mantan rektor kampus yg jd mensesneg, yg menurut pendapat saya 'mengacak²' kampus 😌
Dan ternyata, Ahli DPR dalam gugatan MBG di anggaran pendidikan adalah Dekan FH UI, dekan saya sendiri, Bapak Parulian Paidi Aritonang. Betapa kecewanya dan sedihnya saya ketika menyaksikan hal tersebut dan vis a vis dengannya di MK.
[BAHASA INDONESIA SUB TRANS]
MTN News Korea (30 Juni 2026) melaporkan bahwa Indonesia dinilai tengah menghadapi krisis kepercayaan dari investor global di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
#IndonesiaGelap #MenujuIndonesiaBangkrut #PrabowoMrOmonOmon
Pernyataan Menhan ini cacat dan menyesatkan. Seolah-olah mereka yang berjasa menghidupi warga, padahal justru warga sendiri yang membiayai operasional mereka lewat pajak.
Lagian, enak banget jadi pihak yang dijamin gajinya oleh pajak rakyat, lalu memposisikan diri seolah sedang menolong rakyat. Padahal, rakyatlah yang setiap hari berkeringat menanggung beban ekonomi yang sebenarnya. WTF!!
Kebalik logikanya!
Coba aja dibalik. Kl g ada batalyon, rakyat disitu akan sedih atau justru senang??
Tapi lagaknya kayak yang paling ngerti pertahanan, intelijen, geopolitik, antek asing dan "saya tahu yang biayai demo".
Intelnya sendiri kerjanya nyiram air keras ke sipil.
Lo mau tau apa pemicu yang berulang?
Menurut riset yang dipublikasikan repositori UGM:
-saling melirik di warung makan.
-Saling senggol di konser musik.
-Penurunan baliho.
-Penyiraman cat ke tugu.
Pemicunya receh.
Tapi yang jadi korbannya nyata: rumah warga, wartawan yang lagi liputan, fasilitas umum.
Ada gap yang sangat lebar antara sebab dan akibat.