Arif, pria berusia 36 tahun dengan keterbatasan fisik dan kondisi ekonomi sederhana, tetap menjalani hidup dengan penuh semangat. Setiap hari ia bekerja sebagai pemulung kardus bekas dari pagi hingga malam demi mendapatkan penghasilan halal. Selain itu, ia juga mengambil pekerjaan tambahan seperti mencuci mangkok di warung bakso dan membersihkan masjid untuk menambah pemasukan.
Di tengah keterbatasan tersebut, Arif memiliki niat mulia: ingin membeli kambing kurban. Dengan penghasilan yang tidak seberapa, ia secara konsisten menyisihkan uang receh hingga pecahan dua ribuan, dikumpulkan sedikit demi sedikit. Padahal, harga kambing kurban di wilayah Bekasi berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3,5 juta, jumlah yang tentu tidak mudah baginya.
Ketekunan dan keikhlasan Arif akhirnya menarik perhatian publik setelah kisahnya viral di media sosial. Banyak orang terinspirasi oleh semangatnya dalam beribadah dan berbagi. Hingga akhirnya, seorang dermawan tergerak untuk memberinya seekor hewan kurban atas nama dirinya, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan dan ketulusannya.
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ
اللہ