lagi di kopken,
abg2nya: wah pointnya banyak banget mas
gw: wkwk iya mas jajan mulu
abg2nya: nanti kalo sampe 100 bisa dituker tumbler
gw: iyatah?
CC:threadaffan
Kelakuan kayak gini nih yang bikin RS melarat. Pejabatnya sok jadi pahlawan bagi warga yang gak punya BPJS dengan dalih "ini harus tetap dilayani karena urusannya nyawa", pas giliran pembayarannya udah gak ada yang mau tanggungjawab 😌
Ini aku dan sahabatku, cowok.
aku kenal dia sebelum aku kenal suami. Bertaun-taun temenan, road trip bareng, nangis2 covid bareng, spent holiday bareng. Gak ada yang namanya romansa tuh, karena kita emang pure temenan.
Dia jadi bestman suamiku pas aku nikah, karena akhirnya dia deket banget sama suamiku.
Sekarang pun dia sudah punya pasangan dan kita jadi sering banget double date & liburan bareng.
Menurutku yang selalu baper sama temen sendiri itu beneran skill issue, gak bisa hidup interaksi secara biasa aja hehehe
Guys untuk perbaikan jalan FO UI sudah selesai ya 🙏 terimakasih pak Prastow yang sudah membantu komunikasi
Untuk sisa jalannya, minta sama bapak itu ya
Ketemu di room couple Ayodance bulan april 2010, dari jutaan orang yg main, entah gmn bisa ketemu dan match di room itu. Lanjut SMS, tukaran FB & YM, kemudian jadian, terus putus di 2011. FF 10 tahun kemudian, first time meet, dia ngajak balikan, 2026 Nikah. Gokil!
Katanya ada yang namanya "Red String Theory"
dua orang yang terhubung oleh benang merah tak terlihat, dan suatu hari pasti dipertemukan.
Dulu aku nggak terlalu percaya.
Aku orang Banyuwangi.
Istriku orang Banjarnegara.
Bahkan dari kampus pun kami sudah berbeda arah.
Dia mahasiswi UNDIP Semarang.
Aku mahasiswa UNEJ Jember.
Jaraknya jauh.
Dunianya juga beda.
Dia aktif di BEM, ke sana ke mari, hidupnya penuh agenda.
Aku? Kuliah pulang, kuliah pulang.
Kalau libur, ya di kamar… main game seharian.
Nggak ada irisan.
Nggak ada alasan untuk saling kenal.
Sampai tahun 2018.
Waktu itu aku masih kerja di Kantor Akuntan Publik, dan diminta handle klien di Purbalingga.
Aku berangkat dari Yogyakarta, naik mobil sama teman, tanpa tahu daerah yang akan aku lewati.
Di tengah perjalanan… kami melewati sebuah kabupaten: Banjarnegara.
Dan tanpa aku sadari, di salah satu jalan yang kami lewati,
aku pernah melintas tepat di depan rumahnya.
Rumah seseorang yang saat itu… bahkan namanya pun aku belum tahu.
Waktu berjalan.
3 tahun kemudian, Maret 2021
aku kembali ke tempat itu.
Bukan sebagai auditor.
Tapi sebagai laki-laki yang datang untuk meminang seorang wanita.
Wanita yang rumahnya… pernah aku lewati dulu, tanpa aku sadari.
Kalau dipikir sekarang,
hidup ini aneh juga ya.
Kita bisa sejauh itu,
hidup di kota yang berbeda,
bahkan sempat berada di titik yang sama… tanpa saling tahu.
Mungkin memang ada hal-hal yang tidak perlu kita percepat.
Karena sejauh apa pun kita berjalan,
kalau memang sudah ditulis untuk bertemu…
kita akan dipertemukan juga, di waktu yang paling tepat.
Dan seringnya,
kita baru sadar setelah semuanya terjadi.
Happy 5th Anniversary Bojo..
She’s my red string theory.
Kalau kamu?
pernah nggak merasa…
sebenarnya kamu sudah sangat dekat dengan seseorang,
jauh sebelum kalian saling mengenal?