Serangan Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok) terhadap tim Penertiban Kawasan Hutah (PKH) Presiden @prabowo makin kencang. Setelah bbrp pensiunan Polri, jaringan medsos Jokower, media oligarki, skrg IPW (Indonesia Police Watch) juga sudah keluar menyerang PKH yg jelas tidak ada kaitan dengan tugasnya. Bahkan menyatakan PKH adalah Abal-Abal.
Serangan tersebut terjadi krn :
1) yang disentuh oleh PKH adalah oligarki perampok negara
2) Asset Negara yg dirampok dan disita tsb adalah milik oligarki yg sebagaian besar dilindungi oleh “bintang”.
3) nama-nama oligarki perampok negara dan pelindungnya sudah ada di Tim PKH utk ditindak secara hukum. Mereka lakukan perlawanan balik.
Ayo kita bersatu melawan perampok negara !!!
Smelter China di Indonesia bangkrut ?
Setelah lebih 10 thn mereka berbisnis Nikel bebas pajak dll yg diberikan oleh rezim Jokowi dan sudah menghabiskan cadangan nikel kita - skrg mulai mau menutup pabrik mereka.
Indonesia sudah dirampok oleh mereka.
Perampoknya sdh mau pergi.
Penyebab Jendral TNI (Purn) Sjafrie Syamsuddin selalu diserang oleh Geng SOP :
1) karena tangan kanan Presiden @Prabowo melalui Tim Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan Badan Industri Mineral (BIM) untuk laksanakan 3 (tiga) agenda utama : (1) Pemberantasan korupsi, (2) penertiban oligarki perampok negara, dan (3) pengembalian asset negara).
2) loyalitas tunggal Pak SS hanya ke Presiden.
3) Pak SS bekerja hitam-putih dan tidak ada kompromi ke siapapun.
4) hampir semua perampok negara dan penikmat hasil rampokan terganggu oleh Pak SS
5) ada faksi dalam pemerintahan Prabowo yang jadi pintu kepentingan Geng SOP.
Penertiban Timah :
Fakta, Negara melawan Mafia Tambang.
Oleh : Muhammad Said Didu
Obor pemberantasan korupsi dan pengembalian asset negara dari oligarki perampok negara yang sudah dinyalakan oleh Presiden @Prabowo tidak boleh padam
1) Titik awal maraknya tambang ilegal Timah saat Menteri Perindustrian dan Perdagangan Ibu Rini Suwandi tahun 2001 mengubah status komoditas Timah dari Komoditas Strategis menjadi Komoditas biasa yang setara dengan status tambang galian C yang siapapun bisa menambang. Padahal sejak jaman Belanda, status komoditas timah adalah komoditas strategis.
2) penyelundupan timah sangat marak karena hampir semua aparat (polisi, tentara, penegak hukum, bea cukai, politisi) terdapat oknum yang menjadi backing penyelundup dan penambang ilegal
3) Presiden @Prabowo menyatakan bahwa sekitar 80% timah kita diselundupkan.
Namun
4) Atas dasar itu, Presiden Prabowo mengembalikan status komoditas timah menjadi komoditas strategis dan membentuk Tim PKH (Penertiban Kawasan Hutan) untuk penertiban. Khusus penanganan Timah, Tim PKH membentuk 2 (dua) Satgas, yaitu Satgas PKH dan satgas Tri Sakti.
5) hasil nyata satgas tersebut : (1) telah menyelamatkan Asset Negara sktr Rp 22 trilyun (potensi sktr Rp 60 triyun, (2) telah menyita 6 smelter ilegal milik swasta, (3) telah menyita sktr 170 ribu ha lahan tambang ilegal.
6) Pengaruh penertiban tambang timah di Indonesia, harga timah dunia naik menjadi sktr Rp 1 milyar per ton (naik hampir 2 kali lipat)
7) langkah lanjut yang diperlukan : (1) satgas konsiten lakukan penertiban, (2) regulasi tambang timah di ESDM harus diperbaiki sesuai kebijakan Presiden, dan (3) menjadikan PT Timah sebagai Agregator industri timah (produksi dan perdagangan).
8) sampai saat ini, Tim PKH sudah mengebalkan asset negara senilai Rp 372,9 trilyun berupa cash sktr Rp 40 trilyun, lahan hutan dan kebun sawit sktr 4,88 juta Ha, dan tambang seluas 12.000 Ha.
Dengan ketegasan Presiden @prabowo yang dilaksanakan oleh Tim PKH, maka tidak mengherankan jika terjadi perlawanan keras dari Ologarki dan oknum pejabat dan oknum penegak hukum melakukan serangan balik ke Tim PKH dan satgas lain terhadap pelaksanaan pemberantasan korupsi dan pengembalian sumber daya alam.
Penertiban Tambang Timah Berat tapi harus dilanjutkan dengan konsisten*
Menyaksikan langsung hasil penegakan hukum dan penertiban timah di Bangka.
Ulasan lengkapnya menyusul.
Serangan ke Tim PKH (Penertiban Kawasan Hutan) oleh Oligarki sedang berlangsung keras.
Mari kita dukung
ketegasan Presiden @prabowo mengambil alih asset negara yg selama ini dirampok oleh Oligarki.
Ini pertarungan mazhab Ekonomi Kerakyatan vs Kapitalisme/Neoliberalisme/Washington Konsensus. Presiden @prabowo sdg mengimplementasikan Ekonomi Kerakyatan Pasal 33 UUD 1945 dan Pasal 27 serta 34. Ada yg tetap ingin pertahankan ekonomi neolib ekstraktif. Itu saja
Saya mendukung rencana kebijakan pemerintah untuk mengontrol dan mengendalikan ekspor komoditas strategis seperti CPO, batubara, dan hasil tambang lainnya untuk menghindari 5 (lima) jenis “permainan” ekspor yang terjadi selama ini, yaitu :
1) Underinvoice
2) Transfer pricing
3) penyelundupan
4) perubahan kode bea cukai ekspor (HS Code)
5) Rekayasa Keuangan
Bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.
Kami, saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa;
* Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar
* Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan
* Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon
Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan.
Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa.
Penghormatan tertinggi bagi para penjaga perdamaian. Dalam suasana penuh khidmat, UNIFIL memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Indonesia yang gugur dalam menjalankan tugas mulia pada misi perdamaian di Lebanon. Kepergian mereka meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar TNI, tetapi juga bagi bangsa Indonesia dan komunitas perdamaian dunia.
#tniprima
#tnirakyatkuat
#indonesiaemas2045
@Naz_lira Diakui atau tidak, beliau dijatuhkan karena beliau merapat ke Islam dan hampir semua Industri strategis sudah disiapkan seperti Pindad, PAL, Pertamina , DL, Bahtera Adiguna, Pertani, PTDI, PERUMKA, GARUDA dll yg disiapkan tanpa grasa grusu tp bertahap dengan repelita.
Ada yang mau bilang beliau Diktator..? Tiran..?
Fine, faktanya, 1998 ia sukarela mundur, tak kerahkan Kopassus, Marinir, Brimob untuk ngotot amankan kekuasaannya.
Kalau mau, bisa saja kriminalisasi politisi yg mengkhianatinya atau berondong peluru ribuan demonstran yg minta dirinya lengser.
Mau bilang beliau Korup..?
Fine, tapi faktanya Indonesia dari Bangkrut jadi Bangkit. Dari Miskin jadi Kaya. Dari goblok dan buta huruf jadi berpendidikan dan melek aksara.
Mau bilang beliau antek asing..?
Fine, nyatanya beras ekspor, minyak malah jadi eksportir utama dunia dan anggota aktif OPEC tanpa perlu jadi jongos negara Teluk dan Barat.
Mau bilang pro Oligarki..?
Fine, nyatanya konglomerat yg berbisnis pun ada batasannya, tidak dibiarkan seenak dan sebebasnya merampok tanah negara dan tanah rakyat atas nama PSN.
Mau bilang beliau Rakus dan Tamak..?
Fine, tapi nyatanya nggak ada sunat anggaran pendidikan dan subsidi minyak cuma buat kasih makan rakyat, karena rakyat mampu cari makan sendiri.
Mau bilang beliau bikin rakyat kelaparan..?
Fine, faktanya dulu Kelompencapir masuk ke desa-desa bikin petani swasembada beras. Kok aneh setelah 28 tahun setelah beliau lengser malah KelomPinjol masuk desa dan bikin rakyat banyak yg bunuh diri akibat tak mampu beli beras..!!
Jadi siapa yg Badjingan….?
Saya yakin ini “operasi” besar :
1) diumumkan di subuh hari
2) orang ini tidak pernah bisa disentuh dan baru kali ini tersentuh
3) publik paham bahwa selama ini orang ini “dilindungi”
Presiden Prabowo sudah mulai makan bagian tengah bubur panas ?
Penangkapan Samin Tan oleh Kejagung dan penyitaan kembali tanah negara di PIK-2 semoga menjadi titik awal sudah mulainya makan bagian tengah bubur panas Geng SOP (Solo, Oligarki, dan Parcok). Publik tahu bahwa Samin Tan dan Aguan adalah pilar utama Geng SOP yang selama ini tidak bisa disentuh.
Seperti halnya juga dg penertiban tambang Timah, pengambilan kembali lahan perkebunan tebu ratusan ribu ha di Lampung, pengambilan lahan perkebunan sawit lebih 3 juta Ha, penertiban tambang mendekati 5 juta Ha dan pengambilan kembali Hotel Sultan.
Semoga berlanjut ke tempat lain.
DIA yang maha kuasa.
Dilarang konstitusi (MK) pegang jabatan sipil - DIA buat keputusan membolehkan.
Presiden mau buat Tim Reformasi - DIA buat sendiri Tim Reformasi.
Sepertinya DIA segera munculkan SK mengangkat dirinya Men jadi Presiden
MEREKA.
Saat TNI diizinkan oleh Undang-Undang memegang jabatan di luar organisasi TNI - MEREKA teriak.
Saat Kapolri buat SK melanggar konstitusi (putusan MK) yg mengizinkan polisi pegang jabatan di luar organisasi polisi - MEREKA diam !!!
Sudah jelas ya, siapa MEREKA !!!