Yang datang, persilahkan.
Yang pergi, ikhlaskan.
Yang ada, pertahankan.
Tidak kuat, tinggalkan.
Tidak suka, bicarakan.
Punya rasa, ungkapkan.
Manusia memang senang sekali meribetkan suatu hal.
Sebagai pemuda memikirkan tentang jodoh itu wajar, tapi tidak seharusnya waktu mu habis untuk memikirkan sesuatu yang sudah di jaminkan untuk mu, hargai waktu mu dan sadar lah dengan tugas utama mu.
Tidak selalu manis.
Mungkin ada tangis.
Tidak selalu suka.
Sesekali kita terluka.
Dalam liku perjalanan.
Kita memilih bertahan.
Dengan segala kemungkinan.
Sebab percaya, perasaan
harus selalu dikuatkan.
Kita memilih tetap ada.
Dengan segala risikonya.
Aku hanya setetes air di luas lautan. Sehelai daun di tengah rimbun hutan. Sebutir debu di padang pasir. Kehidupan dan dunia akan terus berjalan, ada atau tidak aku. Aku hanyalah pelengkap. Konsep ini selalu dipakai agar tidak lupa diri.