Buku ini sangatlah cocok dibaca dikala dirudung masalah pelik nan krusial. Paling tidak, ia membawa kita untuk merenggangkan pikiran dan mengukuhkan akidah.
"Sebesar apapun cinta dan upayamu, tak kan ada artinya, Nar." Ucap Bokir sambil menunjuk muka Naryo.
"Biar bagaimanapun, uang, status sosial, derajat, serta kedudukan punya peranan penting. Lupakan cinta dan upaya bodohmu itu." Tegas Bokir sambil menggebrak meja.
Yang luput dibicarakan saat bicara kasus di Pulau Rempang sebetulnya ya foto ini.
MoU yg disaksikan langsung Jokowi 1,5 bulan lalu ini otomatis menekan pemerintah untuk segera kosongkan lahan agar pembangunan pabrik kaca punya Xinyi Group segera dimulai. Jadi siapa dalangnya?