Saking deketnya, beres berantem enggak maaf-maafan dengan untaian kata mutiara. Cuma sebatas “Sori ya”, terus ngobrol lagi kayak biasa; kayak enggak ada apa-apa
Barengan tapi berasa sendirian. Ada tapi berasa enggak utuh. Bicara tapi berasa enggak didengarkan. Mendengarkan tapi berasa enggak diceritakan
.
Kuingin kita berbagi, tapi bukan berbagi hati
Dulu, kukira untuk mengetahui sifat manusia yang sebenarnya, kita harus membawanya ke gunung. Ternyata tidak. Manusia mulai menampakkan warna sesungguhnya ketika terancam virus. Yang egois, kapitalis, oportunis, yang tulus, bahkan yang chill sambil ngumpulin meme, bermunculan
Kamu dan saya enggak akan mudah. Godaan, perbedaan, serta amarah, kadang bikin mau menyerah. Tapi, kita enggak boleh kalah. Jalan bareng, menuju satu arah. Tua bareng, sampai kembali ke tanah
Tenang, ga semua harus dapet pengakuan dari dunia maya ini. Ga selalu posting kerjaan, prestasi, skripsi, dll bukan berarti ga mengerjakan apa2 kan? Ga berarti juga ga menghasilkan apa2 kan?