Bayangin Jawa di abad ke-13, kerajaan kecil berebut kuasa, intrik politik di mana-mana, dan satu nama yang bikin semua orang berbisik. Ken Dedes, perempuan yang dijuluki “Ibu Raja-Raja Jawa”. Cantiknya nggak main-main, katanya auranya sampe bikin orang takjub, bahkan ada yang bilang dia punya “cahaya suci” yang menandakan takdir besar.
Dia bukan cuma istri Ken Arok, pendiri Kerajaan Singasari, tapi juga ibu dari dinasti Rajasa, cikal bakal raja-raja legendaris di Singasari, Majapahit, sampai Mataram. Tapi, ceritanya nggak cuma soal kecantikan atau takdir. Ini tentang cinta terlarang, pengkhianatan, dan darah. Ken Dedes awalnya nikah sama Tunggul Ametung, bupati Tumapel yang kaya raya tapi keras. Ken Arok, anak kampung yang ambisius, jatuh cinta sama Ken Dedes.
Penasaran?? Sini sini berlin ceritain!!
ia juga membawa pulang malapetaka bersamanya.
Malamnya, ia terbaring sakit. badanya demam, panas, sudah di beri obat namun seperti tidak berpengaruh. tidak hanya itu, si lelaki tua meronta menahan sakit yg teramat sangat, seperti di siksa oleh sesuatu.