Kalau pasutri mau tau respect aslinya seorang partner itu cuma pura-pura dan palsu karena tujuan mau dapetin nikmat sesaat, atau emang murni tulus dari dalam hatinya... lihat perlakuan Aftercarenya setelah event 3S usai
Partner amatir yang bad respect biasanya langsung canggung, buru-buru mandi, terus cari alasan pamit pulang. Hit and run. Habis manis sepah dibuang
Tapi di pengalaman gue dan wife, ceritanya gak begitu
Gue mau share sedikit gimana salah satu partner kami memperlakukan gue dan wife di keesokan harinya, tepat setelah ngelewatin malam 3S yang amazing
Siang itu, tujuan destinasi kami selanjutnya lumayan jauh, jadi gue udah nolak halus beberapa kali pas partner nawarin tuk nganter. Tapi dia tetap berkeras dan memaksa buat nganterin kami sampai ke tujuan. Insting Provider-nya murni jalan. Dia seakan gak rela ngebiarin gue dan wife repot ngurusin transportasi sendiri
Dan epic-nya, ini bukan cuma sekedar nganterin. Di tengah perjalanan, partner ini malah ngebajak peran host dan bawa gue sama wife buat lunch romantis di sebuah luxurious place
Dia menjamu kami dengan hidangan kelas atas dan racikan minuman mewah. Kami bertiga duduk bareng, ngobrol santai, dan ketawa-ketawa nginget betapa gilanya event semalam. Gak ada insecure, gak ada canggung. Zero awkwardness. Murni obrolan tiga orang dewasa yang sama-sama saling respect
Bagi kami jamuan mewah ini bukan sekedar traktiran biasa. Ini adalah The Gratitude Flex. Cara elegan seorang High-Value Man nunjukin rasa terima kasih dan respect-nya. Lewat treatment ini dia seolah ngomong tanpa suara: "Kalian adalah tamu kehormatan dan pengalaman fantasi bareng kalian itu sangat berharga, dan ini cara gue ngebalasnya dengan standar yang selevel"
Inilah yang dinamakan "Gentleman's Aftercare"
Buat semua teman pasutri, ini standar partner yang seharusnya kalian dapatkan. Never settle for less! 🥂🔥