Analisis tajam nan menohok disampaikan oleh akademisi/Dosen Fisipol UGM di ruang sidang DPR RI terkait udang di balik batu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kita tidak boleh naif dalam membaca arah kebijakan publik yang berskala masif ini. Di balik jargon pemenuhan gizi anak sekolah, ada kalkulasi politik elektoral jangka panjang yang dirancang dengan sangat dingin menuju Pilpres 2029.
Dari mana angka target 82 juta penerima itu muncul? Secara statistik sains, basis datanya tidak pernah jelas. Namun jika dibedah lewat kacamata politik praktis, polanya terlihat benderang. Berdasarkan DPT Pilpres 2024 yang berjumlah sekitar 164 juta pemilih, angka 82 juta adalah tepat 50% dari total suara nasional. Dengan memberikan makan gratis setiap hari kepada 82 juta orang, maka secara teoritis rezim sedang mengunci basis elektoral "50% plus 1" demi melanggengkan kekuasaan di periode berikutnya. Ini bukan sekadar program sosial, ini adalah operasi teritorial logistik berskala masif yang dijalankan oleh aparat penegak hukum, militer, hingga ormas-ormas raksasa penikmat proyek dapur SPPG.
Ironisnya, kebijakan ratusan triliun ini terbukti tidak berbasis data (not data-driven policy). Berdasarkan olah data riil BPS sejak 2014, jika pemerintah berniat jujur menyasar kelompok yang benar-benar membutuhkan seperti masyarakat miskin di daerah 3T, ibu hamil, dan balita malnutrisi jumlah penerimanya hanya 26 juta orang. Jika dihitung secara teknokratis yang benar, simulasinya hanya membutuhkan anggaran sekitar Rp67 Triliun per tahun, bahkan bisa dimulai bertahap dari Rp10 Triliun tanpa perlu merampok dana pendidikan konstitusional atau memotong kesejahteraan guru.
Mengapa skema rasional dan hemat ini tidak diambil? Karena sejak awal "mandor" pengelola program ini memiliki konflik kepentingan dan syahwat bisnis yang akut. Ekosistem MBG sudah telanjur dikepung oleh lingkaran elit pemburu rente, sehingga tidak ada ruang untuk exit plan ataupun evaluasi teknokratis. Ketika sains data diabaikan demi konversi suara pemilu, maka malapetaka fiskal dan pembodohan publik adalah harga mahal yang harus ditanggung oleh seluruh rakyat pembayar pajak. Stop pembodohan ini, batalkan program ugal-ugalan yang inkonstitusional ini.
Video : tribun
Viralkan!!! 20 orang tentara n Jaksa dipimpin Brigjen Wahyo ex ajudan R1-1 Geruduk Polda Metro Jaya Mau Rebut Saksi Kasus Jampidsus..
Saksinya adalah
1. BRIGJEN TNI WAHYO YUNIARTOTO (BAIS)
2. BRIGJEN TNI ANGGIAT (Satgas PKH)
3. KOLONEL (P) …. 2001 (Belum tau nama)
4. TNI BERSERAGAM BERSENJATA 10 Orang (1 Regu)
5. KEJAKSAAN BAJU PREMAN sekitar 5 Orang
TNI benar-benar kebablasan ini!!! Jangan kalian lindungi orang-orang yang merampok uang rakyat dan ikut terlibat Menyebabkan Black Out!!!
TNI Kok Jadi Bersama Koruptor?!
@ardisatriawan Pak Menafikan peran dan kontribusi orang tua pada pemenuha Gizi Anak, itu tidak elok, ditempat saya 100℅ anak usia SD menolak MBG dilanjutkan, karena beban bagi mereka
"Tugasmu mengayomi, pak Prabowo jangan ikut kompetisi..."
Malam final Liga2 di Maguwoharjo. Sabtu 9 Mei 2026.
PSS Sleman melawan Garudayaksa FC (klub milik Prabowo)
Dengarlah nyanyian dari BCS (Brigata Curva Sud), suporter PSS Sleman.
Hampir 1 jam belio diem, matanya terpejam sesekali terbuka, usianya 96 tahun 8 Juni 2026 besok. Tapi mendadak BRINGAS ketika bicara masalah lingkungan hidup. Video ekslusif krn gw sendiri yg ambil. Prof Emil Salim..
Esensi pembangunan berkelanjutan!
SELAMAT MENIKMATI KOOPTASI
Untuk teman2 ketahui ya.
Daftar 40 homeless media yang disebut Qodari sebagai mitra baru pemerintah. Lengkap sama username IG mereka.
1. Folkative (folkative)
2. Indozone (https://t.co/lU0l2KQhbo)
3. Dagelan (dagelan)
4. Indomusikgram (indomusikgram)
5. Infipop (https://t.co/wEHySUlmEq)
6. Narasi (narasinewsroom)
7. Muslim Folks (https://t.co/CFAZ6g91ga)
8. USS Feed (ussfeeds)
9. Bapak-Bapak ID (bapak2id)
10. Menjadi Manusia (https://t.co/UjP26rYtd1)
11. GNFI (gnfi)
12. Cretivox (cretivox)
13. Kok Bisa? (kokbisa)
14. Taubatters (taubatters)
15. Pandemic Talks (pandemictalks)
16. Kawan Hawa (kawanhawa)
17. Volix (https://t.co/x92XZ74qwB)
18. Ngomongin Uang (ngomonginuang)
19. Big Alpha (bigalphaid)
20. Good Stats (https://t.co/OEQK83fII6)
21. Hai Dudu (hai.dudu)
22. Proud Project (proud.project)
23. Vibiz (vibizmedia)
24. Unframed (https://t.co/SKkDtufkl3)
25. Kumpul Leaders (kumpul.leaders)
26. CXO Media (cxomedia)
27. The Maple Media (themaplemedia)
28. How to be Nothing (https://t.co/EKf7VvtXRs)
29. Everest Media (https://t.co/Js0H7NX7Zk)
30. Geometry Media (geometrymedia)
31. Folks Daily (?)
32. Dream (dreamcoid)
33. Melodi Alam (melodi.alam)
34. NKTSHI (?)
35. Modestalk (https://t.co/yFNjup2sB9)
36. Lead Media (https://t.co/O4G5bJFfP8)
37. Nalar TV (redaksinalartv)
38. Mahasiswa dan Jakarta (mahasiswadanjakarta)
39. Notch Plus (?)
40. Mature Indonesia (mature.idn)
🆘 TOLONG BANTU UP BERITA INI! 🆘
Pelakunya DPRD Kab. Kupang, kader Golkar! 🤬
Pelaku & istrinya melakukan intimidasi & pembungkaman (baca di link berita) pada korban.
Lalu, BK DPRD Kab. Kupang malah menolak adanya unsur kekerasan seksual, malah anggap ini “tidak ada unsur paksaan” & “mau sama mau karena keduanya sudah dewasa.”
Korban diperkosa 2x sampai sempat pendarahan! Setelahnya pelaku juga terus mengirim pesan berbau pornografi, termasuk foto & video alat vitalnya. Ini juga masuknya pelecehan! 🤬
Korban sudah pernah lapor ke @KomnasPerempuan, tolong ini bantu & dampingi terus sampai tuntas. @kpp_pa@DivHumas_Polri