ada temenku gajinya 2jt dan cuma bisa dipake buat makan sama ngekos. trus dia cerita, โaku mending dapet uang 2jt daripada nganggur, karna kalo nganggur aku beneran gak makanโ
kasianโฆ padahal dia bisa dapet yg lebih baik dari itu, tapi yg di pikiran gapapa mau digaji berapapun asal bisa makan. dan ketidakberdayaan ini dimanfaatkan oleh kaum kapitalis biar bisa ngasih gaji di bawah umr
when ๐ yah ๐ ada ๐ hari ๐ dimana ๐ kita ๐ gak ๐ perlu ๐ khawatirin ๐ career ๐ pressure ๐ academic ๐ pressure ๐ dan ๐ semua ๐ pressure ๐ lainnya ๐๐๐
List yang tidak bayar pajak di Indonesia (DITANGGUNG APBN) :
โ Presiden dan Wakil Presiden
โ Menteri dan Wakil Menteri
โ Anggota DPR RI
โ Anggota DPD RI
โ Hakim
โ Pejabat negara lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan
โ ASN (PNS dan PPPK)
โ Anggota TNI
โ Anggota Polri
โ Pensiunan PNS/TNI/Polri yang pensiunnya dibayar APBN/APBD
Eh wok, korban bullying itu orang-orang GA BERSALAH yang diejek karna kekurangan mereka. Kalo lu dibully karna lu jahat, kejam, pelanggar ham, nirempati, belaga budek sama suara rakyat, jadi gausah nyama-nyamain diri deh.
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Teddy ini men-downgrade kualitas PR istana. Komunikasi publiknya buruk, cenderung ad hominem!!
Cara Teddy ngomong soal perjalanan dinas Pak Prabowo makin ke sini kok makin aneh.
Bukannya nenangin publik, malah kayak buzzer medsos yg sibuk muter narasi.
Katanya Pak Prabowo pakai uang pribadi biar negara hemat. Lah rakyat malah makin bingung, ini negara dikelola pakai sistem apa pakai dompet pribadi.
Negara itu ada aturan dan mekanismenya. Bukan kalau APBN seret terus pejabat nombok sendiri.
Kalau begitu caranya, nanti semua jadi campur aduk. Uang negara sama uang pribadi jadi nggak jelas batasnya.
Kalau sudah begitu, nanti repot pas audit. BPK pasti nanya aliran dana dan accountability-nya bagaimana.
Yang bikin orang makin geleng kepala itu jumlah rombongannya. Katanya sekali lawatan bisa sampai sekitar 60 orang.
Lah kalau mau hemat ya jangan bawa orang sekampung. Masa bilang efisiensi tapi delegasinya kayak rombongan wisata.
Rakyat sekarang juga nggak bodoh. Orang bisa lihat mana penghematan beneran, mana cuma framing.
Claudia Sheinbaum saja pernah bilang pengawalnya sekitar 10 orang. Dia malah nggak suka pengamanan yg terlalu ramai dan penuh gaya.
Di Italia, Giorgia Meloni juga sering tampil dengan delegasi yg lebih ramping. Orang yg dibawa seperlunya saja sesuai agenda.
Bahkan beberapa kepala negara di Eropa sekarang banyak yg pilih VC atau video conference buat rapat bilateral tertentu.
Di Finland dan Estonia, komunikasi antar pemimpin sering dilakukan virtual buat ngurangin biaya dan waktu perjalanan.
Makanya rakyat heran lihat kondisi sekarang. Narasi hematnya kencang, tapi rombongan tetap jumbo.
Belum lagi waktu kritik dijawab dengan nyebut Dino Patti Djalal cuma jadi Wamenlu 3 bulan. Lah itu namanya bukan jawab substansi, tapi malah ad hominem.
Yang dipersoalkan publik itu soal tata kelola dan efisiensi. Bukan soal berapa lama orang pernah duduk di jabatan.
Ngurus negara itu bukan lomba pencitraan. Yang penting kerjaannya proper, efficient, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Ujung-ujungnya rakyat cuma minta satu. Negara diurus serius, hematnya nyata, dan jangan kebanyakan sandiwara.
#EfisiensiBukanPencitraan
#APBNBukanDompetPribadi
#GoodGovernance
#Rombongan60Orang
Apakah kami bukan lagi bagian dari Indonesia sehingga 7 bulan bencana kami dicuekin, atau karena suara bapak hanya 24% waktu pilpres terus bapak tidak peduli
cc:threadedhiegayo
81 tahun kemudian:
1. Persekusi tempat ibadah masih terus berlanjut.
2. Adil berupa pembungkaman & penyiraman air keras ke aktivis.
3. Bersatu dalam slogan, tapi Papua masih dibiarkan berjuang sendirian.
4. Semua perwakilan adalah rezim biadab
5. Gaji murah untuk buruh negara.
Lu kira statement dia tolol mulai pas dia jadi presiden? NGGAK WOY, DARI AWAL DIA KAMPANYE, DARI DEBAT PRESIDEN, DARI MBG DICETUSKAN AJA UDAH GABENER๏ฟผ
Bayangkan jika harga 1 leaf roti tawar di Indonesia:
- Hari ini Rp20.000
- Besok Rp100.000
- Lusa Rp10.000.000
Ngeri kan?
Zimbabwe sudah mengalami
itu, dan salah satu penyebab
utamanya adalah:
Pengeluaran pemerintah yang
ugal-ugalan tanpa kritik, meski
negara sedang defisit.
Sementara rezim konoha masih
pura-pura normal, masih denial sembari cengengesan.
Diingatkan, tambah ndablek!
๐๐๐ก๐๐ฆ๐จ !