Abis nonton Reacher Season 4 Episode 4 and OMG @agnezmo ๐ญ๐ฅ
Seriously, I was so proud watching this part. Her expression switched into full psychopath mode in seconds.
Like Anggun said, this character really is layered like an onion.
And that ending? Very Kill Bill-coded. ๐
@patopinkeu Masa kecil kurang bahagia ya wkwkw. Masih ada 2 lagi buat besok. Dulu mah gak ada yang kaya begini. Kayanya aku pengen beli yang puzzle dari kayu. Kayanya lebih ngejelimet tapi hasilnya cantik
Ternyata umur segini masih bahagia banget kalau habis berhasil ngerakit beginian.
57 pieces akhirnya jadi juga. ๐
Kalian masih suka main puzzle/rakit-rakitan begini nggak?
#DoubleDeckerBus
Notifikasi yang datang bukan โaku kangen kamuโ, tapi pengingat pajak mobil mau jatuh tempo. ๐ฅฒ
Makasih ya Kang Dedi Mulyadi sudah mengingatkan.
Romansa orang dewasa memang beda.
Dibaca nya gini dari 115.253 tayangan itu, 10,4% orang melakukan interaksi like, reply, repost, bookmark, klik, dll
Engagement nya tinggi berarti. Pengaruhnya ke konten lebih viral, lebih banyak orang yang liat, algoritmanya bagus dan pengaruh ke konten berikutnya yang bisa jadi cepat naik ke For You.
Paling nggak betah sama chat yang nggak punya depth.
Tiap hari cuma:
โSelamat pagi.โ
โUdah makan?โ
โTidurnya gimana?โ
โLagi apa?โ
Kayak absen harian ๐ญ
Aku lebih suka obrolan yang ngalor ngidul, bahas opini, cerita random, debat receh, sampai deep talk. Biar berasa ngobrol sama manusia.
@urMynoghra Betul sekali. Itu lah koentji suatu hubungan. Cari yang se frekuensi. Kalau dari ngobrolnya aja gak nge flow itu sudah pertanda bukan awal yang baik.