Sebagai warga negara Indonesia, kita punya hak untuk menilai sekaligus kewajiban untuk tetap saling menghormati.
Kalau hari ini kamu diminta menilai kinerja Presiden Republik Indonesia secara keseluruhan, bagaimana penilaianmu?
Warga, Silakan memilih dengan kepala dingin.
Reminder buat tenaga medis:
Pasien BPJS itu bukan dapet gratisan. Mereka udah 'investasi' tiap bulan pas sehat demi bisa dapet pelayanan pas sakit, sehatpun tetep bayar BPJS, Treat them with respect
Itulah fungsi dari Alat yg dibeli ratusan juta oleh aparat kita. Namanya signal jammer.
Jadi ya jangan harap kalian bisa live - ngasih berita ke siapapun saat demo
GALAK SAMA RAKYAT,
JINAK SAMA KORUPTOR
Spanduk 30 meter dengan tulisan
bernada kritik tajam,
“Galak Sama Rakyat,
Jinak Sama Koruptor”,
mendadak jadi perhatian pengguna
jalan yang melintas di Jembatan
Bendung Surokarsan, Kel. Wirogunan,
Kemantren Mergangsan, Yogyakarta.
Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
Presiden Prabowo Subianto makin tak populer. Setelah tingkat kepuasan publik terhadap kinerjanya tinggal 51 persen, elektabilitasnya juga anjlok dalam enam bulan terakhir.
#TempoPlus
Menurutku, media yang paling jago menyampaikan pesan saat ini ya Harian Kompas.
Foto anak SD makan program MBG di depan sekolah yang rusak di Grobogan itu daya ledaknya luar biasa. Sampai kepala negara ikut bereaksi dan melontarkan istilah "londo ireng".
Media lain mungkin perlu ribuan kata dalam artikel, bahkan ada yang bikin podcast sambil ngomel-ngomel. Tapi Kompas cukup lewat satu foto, pesannya langsung sampai.
Journalism at its finest.
Baru sadar juga, foto bertajuk "Menyantap Menu MBG di Sekolah yang Rusak" itu ternyata diambil di kota kelahiran Kepala BGN yang baru saja dilantik. Dalem banget maknanya.
ANDA SEMUA DIUNDANG
HADIRILAH 📣📣📣
AKHIRNYA PUTUSAN SIDANG MBG DI MK AKAN DIBACAKAN KAMIS, 30 JULI 2026.
YANG MAU HADIR TAPI BINGUNG CARANYA, DM YA,
DIKABULKAN ATAU TIDAK, TETAP NGUMPUL.
GURU-GURU JABODETABEK WAJIB HADIR. MALU KALIAN SAMA @penduduk_lokal_
ENAM BULAN BOLAK BALIK KRL KERAWANG - JAKARTA (MK/Medan Merdeka). SEHARI SAJA MASA GAK MAU HADIR???
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
Negaramu mampu membiayai 80.000 koperasi desa, 20-24 triliun utk 2 truk/unit, 1,8 triliun utk kipas angin
30.000 SPPG dengan operasional 1 triliun/hari, 30 triliun utk 2 mobil & motor/unit, 6 milyar utk kaos kaki
Dan terakhir, mampu menciptakan universitas baru (URI), dengan 10 kampus yang kisaran anggarannya 80-200 triliun
Tapi negaramu tidak mampu menghapus pajak buku, tidak mampu membiayai perpustakaan, tidak mampu menggaji guru yang layak, dan TIDAK MAMPU MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN!
kepada siapa mereka ini berpihak? yang jelas bukan kepada RAKYAT 🥲💔
Ucapan “Londo Ireng” Mengkhianati Mandat Konstitusi dan Kedaulatan Rakyat
Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengecam keras pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyamakan wartawan, pengamat, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dengan “Londo Ireng”. Pernyataan tersebut bukan sekadar candaan atau gaya komunikasi personal. Ia merupakan pelabelan terhadap kelompok kritis sebagai pihak yang tidak setia kepada bangsa, bekerja untuk kepentingan asing, bahkan secara tersirat sebagai pengkhianat.
https://t.co/CrGMnwiTzQ