Ada masa ketika satu per satu manusia menjauh.
Percakapan berkurang. Pertemuan semakin jarang. Beberapa yang dulu terasa dekat, kini hanya tinggal kenangan.
Mungkin Allah sedang mengajarkan bahwa sandaran terbaik bukanlah manusia, melainkan Dia yang tidak pernah pergi.
اترك المستقبل حتى يأْتي ولا تهتم بالغد لأَنك إذا أصلحت يومك صلح غدك
"Biarkan masa depan sampai ia datang (sendiri), dan jangan khawatir tentang hari esok, karena jika kamu memperbaiki hari ini, maka hari esokmu pun akan terurus."
Tabiat itu menular. Sebagaimana dikatakan:
"Bertemanlah dengan orang yang indah jiwanya, niscaya keindahan dirinya akan menular kepadamu."
Maka dekatilah orang yang murah senyum, lapang dada, mudah ridha, lembut, dan penuh kemudahan dalam bergaul.
Bersamanya, engkau akan merasakan nilai dari nikmat-nikmat sederhana dan detail-detail kecil di sekitarmu. Karena hidup bersama orang seperti itu adalah kenikmatan yang disegerakan, dan ketenangan jiwa yang sulit ditandingi oleh ketenangan apa pun.
Berhentilah memikirkan semua hal yang belum terjadi. Takdir Allah sudah tertulis jauh sebelum kamu mengkhawatirkannya.
Take a deep breath. Allah is already there. 🤍
#celahawan 🕊
Pernah ada sesuatu yang rasanya berat sekali, ternyata bisa dilewati
Pernah juga mengalami sesuatu yang tidak ada jalannya lagi, ternyata baik-baik saja
Kita hanya perlu bertahan dan terus melaluinya, dan jangan menyerah
Dulu mereka menuntun langkah kita agar tidak terjatuh. Kini, kita menggenggam tangan mereka agar tetap kuat menghadapi usia. Begitulah cinta bekerja: tidak pernah hilang, hanya berpindah arah.
“Pergilah berlibur tapi jangan beritahu semua orang.
Pergilah bekerja tapi jangan beritahu semua orang.
Hiduplah bahagia tapi jangan beritahu semua orang.
Karena seseorang bisa merusak sesuatu yang indah...”
[ Albert Einstein ]
عجبا لهذه الدنيا يدفعون المال لتجميل أشكالهم ويعجزون عن تجميل أخلاقهم برغم أنها مجانا . .
anehnya dunia ini,orang-orang rela mengeluarkan uang untuk memperindah penampilannya,namun mereka tak mampu memperindah akhlaknya meskipun itu gratis
Dalam tafsir al-Baghawi, Ikrimah Maula bin Abbas menuturkan:
ليس أحد إلا وهو يفرح ويحزن
ولكن اجعلوا الفرح شكرا والحزن صبرا
“Semua orang pasti pernah merasakan bahagia dan duka. Maka, jadikanlah bahagiamu sebagai rasa syukurmu, dan dukamu sebagai bentuk sabarmu.”
لا تهتم بكلِ شيء يُؤلمك، دع تلك الآلام تموت بقلةِ اهتمامك
"Jangan terlalu memikirkan hal-hal yang menyakitimu; biarkan rasa sakit itu hilang karena kurangnya perhatianmu."
الجمال ليسَ خاصية في ذاتِ الأشياء
بل في العقلِ الذيّ يتأملها ...
Keindahan bukanlah kualitas yang melekat dari segala sesuatunya itu sendiri, melainkan kualitas dari pikiran orang yang merenungkannya.
Kalimat yang mengingatkan bahwa kita tidak punya apa-apa untuk disombongkan:
"Sombongmu dibangun dari nafas yang bahkan bukan milikmu seutuhnya. Lalu untuk apa meninggi, jika satu nafas saja bisa diambil tanpa izinmu ?"
Kadang yang membuat kita lelah bukan perjalanan yang panjang, tapi terlalu sering melihat hasil orang lain...
Padahal setiap orang punya waktu terbaiknya masing-masing.
Percayalah, apa yang ditunda belum tentu ditolak..
"selfreminder.