Para orator kita yang maju sebagai kontestan apa pun, pada umumnya berpidato dengan suara keras, tapi miskin gagasan. Kebanyakan malah sinis, penuh kecaman. Mungkin aku salah ...
Pidato Obama selalu menggugah, inspiratif, dan layak dikenang. Para presiden kita, rasanya, belum menemukan penulis teks pidato yang kualitasnya setara di Gedung Putih.
“Ancaman terbesar demokrasi adalah sinisme” - Obama. Pidatonya ini layak direnungkan oleh para pemilih di Indonesia untuk menyongsong pilpres tahun depan.