ada ormas minta thr, responnya gak usah dipersoalkan. ada kantor majalah dikirimin kepala babi, responnya suruh dimasak aja.
pejabat kita antara gak pintar berkomunikasi, atau memang gak ada empati.
#PajakMencekik#TolakKenaikanPPN
Salam Warga Sipil!
Tak sampai dua bulan lamanya, kita akan menginjak tahun 2025. Tahun yang sepertinya diharapkan lebih baik dari tahun ini atau tahun-tahun sebelumnya. Tahun yang menjadi latar waktu usia tiga bulan masa pemerintahan baru.
Namun nampaknya beban ekonomi yang dipikul masyarakat kembali bertambah. Sudah menganggur dan diberi upah murah, pemerintah lewat Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) akan menaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) per 1 Januari 2025. Dari yang tadinya 11% menjadi 12%.
Kenaikan PPN tersebut secara langsung akan membebani masyarakat, karena menyasar barang-barang kebutuhan pokok. Kalau keputusan menaikan PPN itu dibiarkan bergulir, mulai harga sabun mandi sampai Bahan Bakar Minyak (BBM) akan ikut naik. Otomatis daya beli masyarakat akan terganggu dan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk itu sudah selayaknya kita menuntut pemerintah untuk segera membatalkan kenaikan PPN seperti yang tertera dalam UU HPP. Kita semua dapat ikut menuntut melalui petisi yang tertera pada tautan di bawah ini.
Tautan petisi:
https://t.co/If61JGKtZI
#BarengWarga, Saling Jaga, Sampai Menang!
@SehunKw7 @tanyakanrl “Sesungguhnya tipu daya (godaan) setan itu lemah” (QS. An-Nisa’: 76).
“Sesungguhnya tipu daya (godaan) kalian wahai para wanita begitu besar” (QS. Yusuf: 28)
Terus depan mata kita sendiri, dengan mata telanjang keliatan banget itu duit pajak dipake buat apa aja.
Lalu kitanya juga gak boleh sakit hati. Suruh nerima aja. Hehe..
Iya.
Kalian orang baik.
Nyari rejeki, kena potong pajak penghasilan.
Mau jajan, kena pajak pertambahan nilai.
Nyari rejekinya pake motor, motornya kena pajak kendaraan.
Nyicil rumah, kena pajak bumi & bangunan. Pas akad kena bea perolehan hak atas tanah & bangunan.
Segalanya dipajakin.
@FirstMediaCares mau nanya ka saya dapet sms dri first media, intinya aktifkan kembali first media anda dengan promo diskon 75% itu hanya berlaku sebulan aja atau ampe kapan yah ?