Once I make it to the peak, I drop down onto the stone, gasping for air. The panorama surpasses anything I had pictured—amber foliage blanketing the valley, the lake glittering, and far-off mountains. This is a view I will always🏙Merchandise is prepared and boxed up simply aw
Listen to gentle waves lap quiet sandy shorelines late afternoon salt wind touches skin soft seabird calls clear tangled sad feelings deep within your worn exhausted soul🐿Vase with chrysanthemums and greensBirthday cookbook
“That’s the temple,” Amina indicated, gesturing toward the mark. “It lies concealed under a dune, just off the beaten track. To reach the doorway, you’ll have to shovel through the sand. However, watch your step—the place is rigged with hazards.” 🦽Hanging ceiling light w
I fake paying close attention during weighty discussions, all while my thoughts drift off to snacks, siestas, and whimsical musings. I nod at the right moments and offer courteous replies, yet none of the actual substance ever sticks with me.☠Kiwi compote with kiwis, included
A tender glow spreads through my heart as you share the wounds of your past, and I feel deeply privileged that you place such fragile, painful recollections into my genuine, steadfast love and tender safekeeping.💖Drifting along the current of pure, refreshing waters
Makelar dengan gaya
Tapi ini emang cara dapet cuan paling gampang kalo lo lagi stuck dan ga tu harus ngapain lagi
Sambil nunggu customer beli di FB marketplace, bisa sambil kerja jadi ojol atau kurir paket
Semangat pejuang rupiah
bukan soal “jin” atau energi gaib gitu, tapi pure psikologi + neurokimia.
(setau gw)
kalau di psikologi namanya: premature sense of accomplishment atau social reality substitution.
orang punya rencana yang masih vague (gak jelas, gak ada deadline, gak ada step konkrit), terus dia cerita ke orang-orang → langsung dapet reaksi positif:
“wah keren bro!”
“mantap tuh rencananya”
“semangat ya!”
otak langsung ngerasa “udah dong, udah diakuin”.
dopamine naik, tapi itu dopamine murahan dari pujian, bukan dari progress beneran.
akhirnya motivasi asli (yang seharusnya datang dari ngerjain) malah drop, jadi males gerak, rencananya mandek.
“dia udah puas duluan karena pujian → semangatnya berkurang.”
malah ada penelitian klasik dari Peter Gollwitzer (nyeritain “when intentions go public”) yang nunjukin:
orang yang share goal ke orang lain cenderung kurang achieve goal-nya dibanding yang diem-diem.
karena otaknya udah ngerasa “goalnya udah sebagian tercapai” gara-gara diomongin.
tapi ada caveat:
kalau goal lu super jelas, spesifik, dan lu share ke orang yang bener-bener bisa kasih accountability (misal mentor, partner, atau circle kecil yang strict), justru bisa nambah motivasi.
tapi banyak kasus orang Indonesia?
mereka share ke temen-temen yang cuma bisa bilang “mantap bro” doang dan efeknya malah negatif.
jadi intinya bukan rencananya yang gagal karena diceritain, tapi cara orang nyeritainnya + kualitas rencananya yang bikin gagal.
gw sendiri kalau ada target gede, lebih sering diem dulu sampe ada progress nyata baru cerita.
lebih aman buat dopamine-nya, kalau kalian biasanya gimana? kalau ada rencana penting, kalian share atau diem?
DOPAMIN TERBURUK
Drugs
Pornografi
Minum alkohol
Taruhan, Judi online
Scrolling sepanjang malam
Ngecek notifikasi HP terus2an
Makan makanan yang high-ultra proses
Marah2 sama orang gak dikenal di internet
--------------------------------
DOPAMIN TERBAIK
Mengistirahatkan otak dari stimulasi berlebih
Membaca cerita/buku fiksi dan nonfiksi
Ambil waktu berenang di air laut
Berolahraga ringan setiap hari
Bersihkan/rapikan rumah
Jalan kaki tanpa gadget
Memberi/kontribusi
Belajar skill baru
Selama 3 bulan ke depan, lakukan tantangan ini:
* Tidak ada film porno
* Tidak ada alkohol
* 2-4 butir telur/hari
* 3 liter air
* 6-7 jam tidur
* 10.000+ langkah/hari
* 100+ push-up setiap hari
* Mandi air dingin di pagi hari
* Tulis setidaknya 1.000 kata setiap hari
* Tuliskan 5 hal yang telah kamu lakukan
Itu akan menyelamatkanmu.
Bahlil dan pigai sudah melakukan itu, selamat menjalankan. Hidup ijajah palsu💙
sumpah ini cerita real aku 🤣🤣🤣
Jadi aku pernah makan di resto yg lumayan fancy sama temen temen arisan ku, di seberangan meja kami ada sekumpulan cewe² cetar dengan segudang paperbag branded yg ga tau beneran ada isinya atau engga🤧
Singkat cerita, selesai kami arisan kemudian kami sesi makan malam yg kebetulan acaranya mmg malam. Ga sengaja nengok kearah meja yg berisi cewe² cetar td, ternyata mereka sedang sesi foto gantian dengan menggunakan paperbag yg sama hanya saja pose mereka yg berbeda²😩
Entah itu paperbag beneran ada isi nya atau engga, dan beberapa paperbag nya jg ada yg KW 🤣🙏🏻
Jd skrg udh ga heran klo liat cwe² cetar post foto sok hedon di sosmed, krn kebanyakan itu semua tipuan untuk menaikan harga pasar mereka *ups
Izinn... 🙏🏻
Di momen apa lo pertama kali sadar bokap lo tuh kerja keras buat keluarga?
Gw sadar itu pertama kali pas SMP. Kami rame-rame sekeluarga pulang ke NTT pake kapal laut. Iya kapal, krn belum ada duit naik pesawat wkwk.
Karena bokap itu wiraswasta (jualan komputer) di Flores, dia tiap pulang kampung pasti selalu bawa barang. Biasanya dia tuh selalu kirim via truk ekspedisi. Tapi saat itu ada beberapa barang dia (monitor dan cpu) yang dikirim belakangan karena mesti dia rakit dulu. Akhirnya harus dia bawa bareng2 ke kapal yang kami naiki menuju kampung.
Di tengah perjalanan, hari kedua di kapal lah ya. Tiba2 hujan deras banget. Petir dan ombak. Kapal kita goyang guys. Mama sama adek gw kaget. Gw juga kebangun. Kita lihat loh kok bokap ga ada ya. Gw langsung panik kan.
'Ma, Bapak mana?' Mama blg, 'udah disini aja, bapak lagi jagain dos2 komputer karena gak muat di dalam ruangan ini.' (Model tempat tidurnya tuh yang terbuka gitu loh guys, jadi bukan cuma kita aja. Rame-rame tuh kaya ikan pindah tidur sama banyak orang).
Gw gelisah lah bapak gw ga masuk-masuk. Akhirnya gw ke toilet. Gw cariin bapak gw. Lo tau dia lagi ngapain?
Dia lagi nutupin dos2 komputernya pake terpal di tengah hujan angin. Gw pikir gw doang yg ngeliat. Ternyata adek gw ngikut jg dr belakang gw. Dia jg penasaran Bapak ngapain.
Gw masih inget, Bapak ngeliatin kita berdua sambil megang terpal. 'He ngapain kalian dua disitu? Masuk sana sama mama. Hujan ombak ini. Kamu dua jgn disini.'
Kami masuk lagi. Gw masih inget gw ngmg ama adek gw, 'Kita sekolah yang benery ya. Ternyata Bapak cari uang susah'
Wkwkwkwkw bocah SMP mellow. Abis itu ya tetep bandel2 lagi. Sekarang tiap kumpul keluarga, kita suka ceritain lagi susah2nya Bapak dulu jaman wiraswasta. Bahkan kita suka nanya, Bapak kenapa sih pake ikat pinggang dan sepatunya itu2 aja.
Dia cuma blg, 'Ya biar kalian bisa sekolah lah'. Gak guys, bukan berarti Bapak gw ga bisa beli lagi. Bisa kok. Cuma mungkin prioritas dia bukan itu. Dia beneran mikirin sih gw ama adek2 gw bisa sekolah sampe S1 gmn.
Bangga gw jadi anak dia.
CARA NGE-HACK OTAK KAMU
1. DOPAMIN (hormon bikin happy)
* Selesain kerjaan/tugas
* Makan enak
* Rayain pencapaian kecil
* Me time / rawat diri
2 OKSITOSIN (hormon cinta & bonding)
* Main sama bayi
* Main sama hewan peliharaan
* Ngasih pujian ke orang
* Pelukan sama pasangan/keluarga
3. SEROTONIN (hormon penenang mood)
* Main & having fun
* Berjemur kena matahari
* Jogging/lari
* Gowes atau berenang
4. MELATONIN (hormon tidur nyenyak)
* Redupin lampu pas malem
* Kurangin screen time dimalam hari
* Makan sehat
* Lakuin hal-hal yang bikin tenang