jangan tambah kesedihan hujan dengan deras dan angin yang membadai, perihal amarahmu cukupkan di tangisnya.
itupun sudah cukup menyesakkan dada dan semesta.
@riadis99
Kita akan berhenti berhitung
saat detak jam dan jantung ditelan sepi
saat neraca jadi kaligrafi di batu nisan
saat pabrik, rumah sakit, kota-kota, peradaban
dan semua yang bisa diterjemahkan menjadi statistik
telah jadi hitungan paripurna
bagi kita.
#poetry
~@PicalG