Bayangin karena menpertahankan hutan adat harus diintimidasi & diselundupkan (baca: diculik)
Apa yang terjadi pada Mama Yasinta ini realitas sehari-hari di tanah Papua di bawah kontrol militerisme & korporasi
Tapi gak perlu kaget lah, kan presiden kalian aja bekas penculik
Keluarga mama Yasinta Moiwend memberikan pernyataan pada 30 Mei 2026. Mereka menjelaskan tentang kronologis mama Yasinta putus komunikasi dengan keluarga sejak 24 Mei 2026.
Keluarga menceritakan dugaan keterlibatan aparat (TNI), perusahaan, juga orang pemerintah.
Video dari @News_jubi
#mamayasinta #merauke #TNI #PapuaSelatan
Keluarga mama Yasinta Moiwend memberikan pernyataan pada 30 Mei 2026. Mereka menjelaskan tentang kronologis mama Yasinta putus komunikasi dengan keluarga sejak 24 Mei 2026.
Keluarga menceritakan dugaan keterlibatan aparat (TNI), perusahaan, juga orang pemerintah.
Video dari @News_jubi
#mamayasinta #merauke #TNI #PapuaSelatan
Kalau nonton Pesta Babi pasti gak kaget dengan Haji Isam
Konglomerat yang bawa ribuan alat berat menghancurkan hutan Merauke & penyokong utama rezim Prabowo
Semuanya sistematis. Dari penghancuran hutan sampai intimidasi mama Yasinta
Semuanya bersumber dari rezim Gemoy(sida)
Terbongkar! Intimidasi terhadap mama Yasinta dilakukan oleh TNI dan PT Jhonlin Group yang dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
___
Tanah Air, Kemerdekaan, dan Perdamaian!
#laolao_papua
Terbongkar! Intimidasi terhadap mama Yasinta dilakukan oleh TNI dan PT Jhonlin Group yang dimiliki oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
___
Tanah Air, Kemerdekaan, dan Perdamaian!
#laolao_papua
It is very sad to see the last remaining glaciers in West Papua now beginning to disappear because of the mining activities of companies like Freeport-McMoRan and Rio Tinto, working together with the government and military who are illegally occupying our country and destroying our ancestral land.
These glaciers are part of our land, our environment, and our history. Their disappearance is not only a warning about climate change, but also a reminder of the environmental destruction taking place in West Papua.
The world must pay attention to the impact that large-scale mining and environmental exploitation are having on the Indigenous people and the natural heritage of West Papua.
https://t.co/DQWn4DrhxB
Prabowo Subianto has approved a U.S. Secretary of War plan to turn Kertajati International Airport into Asia’s main C-130 Hercules military aircraft maintenance hub.
(https://t.co/VkD915rzwm)
Pajak kalian nih guys, dipakai keparat berseragam buat bunuh orang Papua
Ingat kata Desmond Tutu, netralitas saat penindasan terjadi berarti berpihak pada oppressor
Kalau bungkam bicara soal Papua saat orang Papua dibunuh dan ditindas, berarti kalian di pihak rezim penindas
Kabar duka dari Papua. Aliko Walia (Laki-laki, 8 tahun) meninggal dunia setelah berjuang 36 hari dengan luka tembak tembus di dada kanan. Ia menjadi korban saat operasi militer di Puncak pada 14 April lalu.
Ibunya, Wundilina Tabuni (Perempuan, 40 tahun), tewas di tempat pada hari kejadian. 🥀
Selengkapnya: https://t.co/9uUt6xwlBJ
#PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter
https://t.co/EsqCQuqsFY | FB: JubiNews | X: @News_jubi | IG: newsjubi | Tiktok: @jubinews | Youtube: @jubinews
Kabar duka dari Papua. Aliko Walia (Laki-laki, 8 tahun) meninggal dunia setelah berjuang 36 hari dengan luka tembak tembus di dada kanan. Ia menjadi korban saat operasi militer di Puncak pada 14 April lalu.
Ibunya, Wundilina Tabuni (Perempuan, 40 tahun), tewas di tempat pada hari kejadian. 🥀
Selengkapnya: https://t.co/9uUt6xwlBJ
#PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter
https://t.co/EsqCQuqsFY | FB: JubiNews | X: @News_jubi | IG: newsjubi | Tiktok: @jubinews | Youtube: @jubinews
Coba setelah nonton Pesta Babi baca buku Seakan Kitorang Setengah Binatang karya Filep Karma
Kita bakal tahu penindasan militer terhadap Papua itu historis dari rezim ke rezim
Dari kontak karya Freeport, operasi khusus, manipulasi Pepera 1969, & berjilid-jilid operasi militer
Dari 13 yang tewas, diantaranya 1 orang anak laki-laki 3 tahun, 5 orang perempuan, 2 janin dalam kandungan ibu hamil, dan 5 laki-laki dewasa
Ngerti kan kenapa tentara gak mau kita diskusi atau bahas soal Papua?
Karena mereka gak mau rakyat sadar soal kebiadaban mereka di sana
MERAUKE – Eskalasi konflik lahan kembali memanas di Papua Selatan. Pada 15 Mei 2026, dilaporkan terjadi upaya penyerobotan lahan milik Marga Kwipalo di Dusun Muchikai, Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke.
Dalam dokumentasi visual yang diterima, pemilik hak ulayat, Bapak Vincen Kwipalo, bersama keluarga besarnya melakukan aksi penghadangan langsung terhadap alat berat di lokasi. Tercatat dua unit eksavator dan satu unit mobil operasional dikerahkan oleh pihak perusahaan untuk melakukan pembongkaran lahan.
Aksi ini merupakan bentuk perlawanan terhadap sistem korporasi yang berkelindan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN). Masyarakat adat kini menyerukan solidaritas dari berbagai pihak—mulai dari aktivis kemanusiaan, NGO, hingga pecinta lingkungan—untuk menyoroti penderitaan dan memperjuangkan hak-hak ruang hidup mereka.
#PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter
https://t.co/EsqCQuqsFY | FB: JubiNews | X: @News_jubi | IG: newsjubi | Tiktok: @jubinews | Youtube: @jubinews
Justru membuat rakyat semakin curiga dan sadar kalau ada yang ingib ditutupi oleh negara soal Papua
Soal penjajahan ekstraktif, perampokan tanah ulayat, hingga operasi militer yang berujung rentetan pelanggaran HAM
Semakin dilarang, semakin menyebar juga pesan perlawanannya
Lagi, nobar Pesta Babi dibubarkan lagi!
Babinsa sampai masuk ke dalam Universitas Khairun, Ternate untuk membubarkan nobar film Pesta Babi.
NKK/BKK muncul lagi?
Ingat baik-baik namanya, Nalince Wamang
Pelajar asli Papua, 17 tahun, tewas ditembak oleh tentara saat sedang mendulang emas di wilayah bekas aliran limbah tambang PT. Freeport demi mencari uang untuk kuliah
Dimiskinkan sistem, dibunuh aparat negara
Never forget, never forgive
Nalince Wamang (17) was a teenage girl and a student at Petra Vocational High School in Mimika Regency who died from gunshot wounds sustained during an incident in the Tembagapura area of Central Papua on the night of May 7, 2026.
Rev. Anton Wamang (Nalince's father) emphasized that this incident was purely a criminal act committed by certain members of the Indonesian National Armed Forces (TNI).
“In this case, neither the TNI nor the OPM should point fingers at each other. This is a purely criminal incident. The TNI has already admitted that they were the ones who carried out the shooting in Tembagapura yesterday. In fact, when they visited the bereaved family’s home, they directly stated that it was their doing,” Anton stressed.
Six other people were injured by gunfire from Indonesian military personnel
#PengungsiInternalPapua #IDPsPapua #Papua #Indonesia #WestPapua #PapuanLivesMatter