แ
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐,
Selembar ilalang tengah terapung-apung dengan sebutir peluh dan hamparan air mata.
ใ ค ใ คโJangan biarkan luka mengulum perihmu berlama-lama.โ ia bersabda melihat aku yang setengah tenggelam, berduka.
แ
๐๐ฏ ๐ฑ๐ฐ๐ฆ๐ต๐ณ๐บ, ๐ธ๐ฆ ๐ด๐ข๐บ ;
You held my hand like forever, yet introduced me as no one. I was your comfort on lonely nights, your first call on difficult days, but never the person you chose when the world was watching.
Karena rumah itu masih berdiri. Dan seseorang masih menungguku di dalamnya.
Bukan penyanyi, bukan bayangan Rama, bukan penyelamat siapa pun. Hanya diriku sendiri yang sudah lama hilang seluruh jiwanya dan berusaha mencari jalan kembali, aku dan yang menunggu tuk selalu pulang.
Mungkin manusia juga seperti itu. Mungkin aku tidak harus terus menyalahkan diriku karena tidak mampu menyelamatkan semua orang. Mungkin aku hanya sedang berada di musim dinginku sendiri.
Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku tidak perlu melewatinya sendirian.