Argumen "jangan ngerasa bener sendiri" itu lucu, kalau anda ngerasa ga bener/salah, ngapain anda yakini? Lagipula statementmu juga kontradiktif, artinya statement "jangan ngerasa bener" itupun belum tentu "benar" juga
Lomba yg diadain swasta, pinjem venue kampus kurang terkenal tapi lokasi di tempat wisata (maluku, bali, lombok, sumbawa dll) trus yang mau ikut final dipalak uang field trip yang gaada hubungannya sama lombanya
Wis pokoknya hati-hati dgn info yg ada di medsos
1. Volunter²-an
2. Exchange²-an
3. Mentor-mentoran
4. Duta-dutaan
5. Olimpiade-olimpiadean
Soalnya makin marak hal kayak gini tu. Dijadikan ladang bisnis.
Hidup tanpa bergantung ke Google itu menyenangkan loh. Bisa dimulai dari E-mail beralih ke https://t.co/MnmJ4zJaBb atau https://t.co/8bssoUHsZj, Youtube ke Newpipe, Signal ke Signal FOSS, dan kalo udh siap ganti ROM (full-anti google service); bisa kesini https://t.co/YoV2UG31X6
Real dalam kebencanaan banyak yg pasang muka doang, dan nyalurin asal nyalur "semudahnya" akses. Jadi besar besaran nominal ini gaselalu baik, bisa aja logistik ngumpul di satu titik tpi masih banyak yg terisolir
Bro fakta di lapangan tidak seperti apa yg di duga. Biar bro tau khususnya di sibolga tapteng. Bantuan itu hanya tertuju satu titik. Sedangkan korban bencana itu masih banyak yg terisolir. BYangkan kalo keluarga bro deddy yg terkena bencana. bagaimana rasanya . Asal bro tau sampai detik ini saya belum bisa kontak dengan anak keponakan saya. Dan asal bro tau. Beberapa sepupu yg sudah kontak dengan saya semuanya berkata.
BANTUAN APA ?? BANTUAN HANYA DI TUJUKAN SATU TITIK TIDAK MERATA DAN KAMI BELUM DAPAT BANTUAN. Mereka bertahan dari sisa persedian.