Atlet itu daya juangnya di atas normal.
Daya juang itu berkolerasi erat dengan “pain tolerance”
Misal kamu jatuh, benjut nyeri, seminggu absen. Itu aja mash nyut2 an.
Tapi kalo atlet top, mreka benjut, bsknya ttp bisa latian.
Meski selalu lewat jalan yang sama ketika ke kampus atau NK, tak pernah menjumpai orang² yang sama setiap harinya.
Begitulah kehidupan. Kita tak pernah tahu apa yang akan dijumpa, meski lewat jalan yang sama.
Pagi, Nuswantara
@Forbes0901@txtdrefootball singkatnya mini-Etoo dengan player model lebih bagus banh.
reward event piala afrika dulu.
strong banget itu meskipun statistiknya terbilang standar lah untuk bansos, mungkin ya karena kebantu banget dengan player modelnya ini.
Barangkali, semua yg kita lihat di dpn layar itu sudah di-briefing utk diatur sedemikian rupa.
Tp yg namanya rencana manusia, adakalanya tak berjalan sebagaimana ekspektasinya, utk itulah ada yg namanya improvisasi otodidak, yg makin membuat jejak2 semakin kabur utk ditelusuri.