kenapa sih no matter how smart, brave, and amazing women are, in the end they’re always reduced to their looks… can we please free women from the ‘beauty & brains’ narrative…
Ratusan pelajar di Kabupaten Jayapura, Papua, dilarikan ke berbagai fasilitas kesehatan setelah menyantap menu MBG, sejak Selasa (04/08) hingga Rabu kemarin.
Peristiwa keracunan massal ini terjadi di Kabupaten Jayapura yang daya tampung puskesmas dan rumah sakitnya terbatas.
BERITA KERACUNAN MBG DI PAPUA TIDAK AKAN VIRAL DAN TIDAK AKAN DIKUNJUNGI OLEH KEPALA BGN SUDARYONO SEPERTI KERACUNAN DI SEMARANG KEMAREN.
BAGI KEPALA BGN PAPUA TIDAK PENTING DI KUNJUNGI SEPERTI YANG BELIAU LAKUIN DI SEMARANG.
Buat teman-teman yang belum tidur, mari sejenak luapkan doa untuk saudara-saudara kita di ujung timur... 🤲🏻💔
Puluhan anak-anak & pelajar di Depapre, Kabupaten Jayapura (4/8) dilaporkan mengalami KERACUNAN usai menyantap program MBG. Korban dari usia dini hingga pelajar terus berdatangan ke Puskesmas Depapre.
Warga dan keluarga korban menuntut tegas Pemkab Jayapura untuk segera mengambil tindakan nyata demi menyelamatkan generasi kita.
Semoga anak-anak segera pulih dan kasus ini diusut tuntas! 😭🙏
"gua langsung nangis" lu kira gua engga? lu kira gua gak ketakutan setengah mati? dengan lempengnya lu bilang "pas ambeien gak bilang kok ini bilang?" lu samain tumor sama ambeien? gua bilang gua mau operasi kemaren apa lu nyemangatin? apa lu jenguk?
Kalau mau liat contoh ekstrimnya, bisa lihat zimbabwe.
Pemerintah butuh duit, dan bank sentral mereka nggak punya kuasa buat nolak. Jadi tiap kali pemerintah butuh dana buat nutup anggaran, tinggal disuruh cetak duit aja.
Efeknya, karena duit dicetak terus-menerus sementara barang di pasar segitu-segitu aja, nilai duitnya jatuh drastis.
Harga naik gila-gilaan, bahkan pernah dobel tiap 24 jam, sampe mereka nyetak uang pecahan 100 triliun dolar Zimbabwe yang cuma cukup buat naik angkot beberapa kali.
Saya izin menjelaskan,
Yuk mulai dari awal.
BI itu apa sih, kerjanya ngapain?
BI itu bank sentral. Beda sama bank tempat kita nabung kayak BCA atau Mandiri.
Kerjaan BI itu jaga biar duit rupiah nilainya stabil, biar harga-harga barang nggak naik-turun kayak roller coaster.
Dia bisa kontrol rupiah lewat yang namanya suku bunga.
Kalau harga-harga lagi pada naik kenceng (cabe mahal, bensin naik, sewa kos naik), BI bakal bikin pinjam duit di bank jadi lebih mahal.
Begitu ini naik, orang jadi mikir dua kali buat ngutang beli motor atau modal usaha, soalnya cicilan makin berat.
Yang punya duit nganggur di rekening juga jadi males belanjain, mending disimpen aja karena bunga tabungan ikut naik.
Karena banyak orang ngerem belanja bareng-bareng, permintaan barang di pasar turun, dan harga pelan-pelan berhenti naik.
Kalau ekonomi lagi lesu, sepi, banyak yang nganggur, BI lakukan kebalikannya. Bikin pinjam duit jadi murah. Orang jadi lebih berani ngutang buat buka usaha, beli barang. Duit jadi lebih banyak muter di masyarakat, toko rame lagi, orang kerja lagi.
Satu hal penting: efeknya nggak langsung kerasa besok. Butuh waktu berbulan-bulan, kadang setahun, baru kelihatan hasilnya. Jadi orang yang megang kebijakan ini harus mikir jauh ke depan, nggak asal reaksi buat masalah hari ini doang.
BI emang sengaja dipisah dari pemerintahan
Menteri keuangan, menteri perdagangan, itu semua dipilih presiden, dan bisa dicopot presiden kapan aja. Wajar, karena mereka bagian dari tim presiden yang harus sejalan sama presidennya.
BI enggak. Ada undang-undang sendiri yang bilang: BI itu lembaga independen, nggak boleh dicampuri pemerintah dalam ngambil keputusan.
Kenapa harus dipisah?
Alasan paling besarnya: biar BI nggak jadi mesin cetak duit buat nutup utang pemerintah.
Coba bayangin gini: pemerintah itu kayak rumah tangga, kadang pengeluaran lebih gede dari pemasukan. Cara yang bener buat nutupin itu ada dua: pinjem duit atau naikin pajak.
Tapi kalau BI bisa diperintah, ada jalan pintas ketiga yang jauh lebih gampang: tinggal suruh BI cetak duit aja, terus dipake langsung buat nutup APBN.
Bisa juga dipakai untuk program *** ya kalian tau sendiri lah ya.
Kedengerannya enak banget kan? Nggak usah ribet nunggu orang mau beli surat utang, nggak usah pusing mikirin rakyat protes soal pajak naik.
Tapi masalahnya, kalau duit yang beredar makin banyak sementara barangnya tetep segitu-segitu aja, nilai duit itu jadi turun.
Harga barang jadi kelihatan makin mahal, padahal sebenernya bukan barangnya yang mahal, duitnya yang nilainya makin turun.
Makanya independensi BI itu fungsinya kayak pagar. Biar pemerintah nggak bisa seenaknya minta BI cetak duit buat nutup anggaran.
Karena kalau bisa, yang terdampak paling besar ya rakyat menengah lagi.
Semoga tidak terjadi ya.
Ga bermaksud nakut-nakutin, tapi kalian harus tau fakta-fakta berikut:
1. Gubernur BI mundur
2. Rupiah kembali tembus 18k
3. MBG dan Kopdes terus"an menggerus APBN
4. Minyak dunia menuju 120 dollar per barel
5. Arus keluar modal asing terus berlanjut
6. Pemerintah mengintervensi BI untuk cetak uang guna menutup defisit APBN
7. Ribuan P3K terancam dirumahkan
8. Pemerintah libatkan babinsa untuk kepatuhan pajak masyarakat
9. Outlook peringkat kredit Indonesia diturunkan dari stabil menjadi negatif oleh Moody's Ratings
10. Gelombang PHK masih terus terjadi
11. Mall-mall banyak yang dipagarin
Sekali lagi gue ga bermaksud nakut-nakutin kalian
PERINGATAN DARURAT 🚨🚨🚨🚨
BEM PERSATUAN INDONESIA
"Makin Menarik Dan Makin Atraktif"
📍 Lokasi: Gedung Jaksa Maling Emas 74 Kilo
🗓️ Hari/Tanggal: Rabu, 29 Juli 2026
SUARAKAN KEADILAN & ANTI KORUPSI! ✊🔥
1. Tegakkan & Sahkan UU Perampasan Aset!
2. Tuntaskan Kasus Febrie Ardiansyah
3. Tuntaskan Kasus Firly Bahuri
4. Tuntaskan Kasus Dadan BGN
5. Tuntaskan Kasus Suap BEM UBK
6. Tuntaskan Kasus Pertamina Oplosan 900 T
Rakyat Bergerak! Jangan Biarkan Koruptor Merajalela di Tanah Air! 🇲🇨