Saya hadir hari ini sebagai rakyat biasa, bersama teman-teman semua tidak mewakili siapapun selain suara orang-orang yang gelisah hari ini melihat demokrasi kita seperti ini. Ini bukan negara milik keluarga tertentu.
- Reza Rahadian
cr: CNN
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
Dibalik banjir di 15Ruas Jakarta kemarin ternyata penutup sumur resapan sudah di tutup diaspal mulus lagi, bener2 kerja nyata nih pak Heru utk menghilangkan rekam jejak PakAnies..bangke jg nih pj bukannya ngurangi banjir mlah dibuat banjir lg Jakarta!!
Jelang Nisfu Sya’ban malam ini, kami doakan semoga keluarga2 Indonesia sejahtera, petani sejahtera, buruh sejahtera, nelayan sejahtera, semua kita yg sedang bekerja keras akan mendapatkan kemudahan dan kelapangan, dan semoga Allah bukakan pintu rahmat dan ampunan untuk kita semua. Aamiin yra.
Katanya klo cari menantu tuh yg ngerti agama
Cari suami yg ngerti agama
Giliran ada calon presiden ngerti agama taat agama eh dibilang jualan agama,politik identitas ..kan kocak
Pasien saya cerita dia jadi anggota KPPS, kerja mulai jam 8 pagi, selesai besoknya jam 3 pagi, dapat gaji sehari itu 1,1 juta
Dia cerita, setiap masukkin data ke sirekap salah terus, akhirnya mereka disuruh kirim data bentuk PDF saja ke kelurahan
Surat suara kemudian dikumpulkan di GOR
Keluhnya kerja jadi lama krn harus berulang cek, krn ada data yg nda singkron, surat suara yg bermasalah
Ditempatnya hasil 01 :175 , 02 : 181, 03 : 26
Di Ibukota Jakarta saja sirekap nda bisa dipakai, kebayang bingungnya yg di daerah ?
Padahal pemilu ini memakan biaya besar, waktu persiapan sudah cukup lama, namun faktanya ketika pelaksanaan banyak salahnya
Anehnya baru 2019 & 2024 kita mengalaminya, dimasa era Pak Jokowi ? Apa salah jika rakyat menduga ini suai film “ Dirty Vote” ?
Saya yakin yg bekerja di KPU orang-orang pilihan, orang-orang dg kemampuan suai bidangnya, yg wajib bisa menekan angka kesalahan penghitungan seminimal mungkin,
Bukan malah jadi sebesar saat ini, makin brutal istilah teman saya yg jaga di TPS
Memang sih ketua KPU nya dah terbukti melakukan pelanggaran etik, terbukti dah berpihak ke satu paslon, namun masih tetap berada di posisinya
Apa bisa berharap Kejujuran & keadilan di saat situasi & kondisi seperti ini ?
*KESALAHAN INFORMASI SIREKAP DARI TPS 85 JAKARTA TIMUR*
Terjadi KESALAHAN fatal pada aplikasi SIREKAP KPU pada TPS 85 DKI Jakarta
Paslon 1 yang *seharusnya 99 suara menjadi 44 suara*
Paslon 2 yang *seharusnya 58 menjadi 948*
BAGOES SURYO NUGROHO
SIREKAP 1