@Namakuyadin@LambeSahamjja Kaka tau tidak, kalau wanita yg merebut suami orang/menghancurkan rumah tangga orang lain itu tidak akan diakui umat Nabi Muhammad SAW di akhirat nanti.
sisi dominanmu akan hilang ketika kamu bertemu pria provider, karena kamu merasa aman, kamu tidak lagi mencemaskan apapun, karena semua sudah dia atur dan dia usahakan.
Lagi kepikiran soal umur dan pernikahan, terus nemu kalimat yang “nampol” banget:
Kalau belum siap menikah, jangan dipaksakan.
Kalau sudah siap tapi belum menemukan yang benar-benar tepat, jangan juga menerima sekadarnya tanpa melihat bagaimana kesungguhannya, dari sikap, sifat, sampai nilai hidup yang dia pegang.
Umur boleh terus berjalan, omongan orang bisa datang dari mana saja, tapi keputusan sebesar ini tetap butuh dipikirkan dengan tenang dan matang. Karena yang akan menjalaninya nanti adalah kamu, bukan mereka.
ga ada perempuan yang gila kerja, kecuali perempuan-perempuan yang sadar bahwa ga ada satupun orang yang bisa mewujudkan keinginannya kecuali dirinya sendiri.
itulah kenapa independent women tahan banting.
by kata ibu ;
"kalo sakit hati sama seseorang jangan sampe dibacain "al-jabbar" , kasihan nanti balasannya, bahkan do'a ibunya pun nggak mampu nolongin" 🥺.
Ya Allah, Ya Jabbar Laillahailla anta subhanaka inni kuntum minnazholimin.
semoga Al-Jabbar ku menembus langit.