Ibu jilbab pink yang berkata kasar bikin kamu ga nyaman? Good. Because there are ibu with soft-spoken words protesting in front of the presidential palace every Thursday since 2007, and you don’t give a damn. You don’t care about polite language. You just don’t give a shit.
Penjarahan di rumah 'pejabat': tindak tegas!
Penjarahan hutan, laut, lahan rakyat: ¥"5÷£p+?d%s🤷♀️🙇♀️
They did the same looting, with different outcome. Is it because of the 'doers'?
*justice for all
Telah tercatat delapan orang meninggal dalam aksi protes selama sepekan terakhir:
1. Affan Kurniawan – Jakarta
2. Sarina Wati – Makassar
3. Saiful Akbar – Makassar
4. Rusdamdiansyah – Makassar
5. Muhammad Akbar Basri – Makassar
6. Rheza Sendy Pratama – Yogyakarta
7. Sumari – Surakarta
8. Andika Lutfi Falah – Tangerang
Bukan sekadar deretan nama,
Bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah warga dengan keluarga, sahabat, dan mimpi yang kini terenggut. Setiap nama mewakili nyawa yang hilang karena kekerasan yang seharusnya tidak pernah terjadi.
Aksi massa yang terjadi sejak 25 Agustus 2025, bukanlah semata karena mulut, perilaku, dan kebijakan DPR.
📷: Adrian Mulya, LBH semarang, DPR, Sekretariat Negara, Wikimedia, Yoma Times Suryadi
#BubarkanDPR#Ojol#OmonOmon#ResetIndonesia
Palembang, 1 Sep 2025
Bumi Sriwijaya tak bs ditundukan oleh pusat. Sebagaimana Badaruddin tak sepenuhny berlutut pd Batavia. Ad ketakutan aksi ini rusuh. Kantor & pasar tutup. Nyatany ga ad kekerasan, karna emg bkn it yg diinginkn. Propaganda Demonisasi massa dah kehabisn bensin