Dalam rindu yang paling liar kita akan saling mengirim surat pada sang pemilik kepastian,berisi pesan yang saling berharap untuk dipertemukan dalam rahasia yang disembunyikan oleh waktu (:
Papa,bagaimana ya pernikahan ku nanti?bagaimana suasana ketika akad nanti? Apakah sama menyenangkannya seperti anak lain yang beruntung ditemui langsung oleh papanya?
Nanti,datang ya dan temani aku ya,pa. Jadilah kupu-kupu atau dalam wujud apapun yang papa mau.
Ternyata LDR gak seburuk itu ya,apa-apa aku selalu dirayakan,gak pernah dibuat overthingking. Dulu aku kira orang kerja ditambang gak ada sinyal,ternyata kerja pun dia tetap hubungi aku walaupun gak ngomong yang penting suara grasak grusuk,katanya biar ditemanin sambil kerja🥹🫶
Kalau itu memang rezeki mu,berhalangan gunung pun pasti akan sampai ke tanganmu,tapi kalau bukan rezekimu,sudah masuk mulut pun masih bisa jatuh ke tanah.
Gimana ya rasanya lebaran bersama keluarga yang lengkap?
Yang di dalamnya ada papa dan ibu beserta sanak saudara?
Mereka adalah orang terpilih yang mampu menjalaninya.