Mumpung lagi ngomongin Piala Dunia dan sama2 di Mexico.
Gary Lineker pernah jadi top skor World Cup 1986, bukan fakta yang aneh tentang doi.
Yang aneh justru sepanjang karirnya doi ga pernah dapet kartu kuning apalagi kartu merah.
450 pertandingan lebih, 0 kartu
Gokill
Sampai hari ini, Stankovic masih jadi satu-satunya pemain yang pernah maen di Piala Dunia untuk tiga nama negara berbeda: Yugoslavia, Serbia dan Montenegro, serta Serbia.
.
Kadang sepak bola bukan cuma soal gol dan trofi. Tapi juga jadi saksi hidup perubahan sejarah dunia.
Piala Dunia 2026 baru aja mulai, dan sejauh ini turnamennya udah ngasih banyak cerita menarik. Dengan jumlah peserta yang lebih banyak, makin banyak pula kejutan yang bisa terjadi. Tapi kali ini gw nggak mau bahas soal hasil pertandingan atau gol-gol spektakuler.
Menariknya, ini bukan karena dia pindah kewarganegaraan atau memilih membela negara lain. Orangnya sama. Generasi tim nasionalnya masih berhubungan. Tapi nama negaranya berubah karena dinamika sejarah dan geopolitik di kawasan Balkan. (gambar pemanis)
Siapa pemain bola paling bingung di dunia sekarang? Menurut gue jawabannya adalah Nico O’Reilly.
Setahunan yg lalu, dia masih ‘nobody’. Bocah lulusan akademi umur 19 tahun yg dipromosiin Pep Guardiola ke tim senior City, dikasih nomor punggung 2 digit mendekati 99, dan dimainin sesekali aja.
Waktu itu, O’Reilly udah sempet main beberapa kali buat City, dan ditaro Pep sesuai posisi yg biasa dia mainin di akademi: gelandang tengah.
Awal kebingungannya muncul di satu sesi latihan sebelom City bantai Salford 8-0 di Piala FA. Tiba-tiba Pep bilang ke O’Reilly: “Oke, kamu besok main ya, jadi bek kiri.”
Jiwa O’Reilly meronta-ronta tuh di situ. “Perasaan gue di akademi tugasnya nyerang & bikin ide buat jebol gawang lawan, ini gimanaaa lah tutorial jadi bek.”
Tanpa O’Reilly sadari, Pep lagi nyusun masterclass di situ. Si pelatih yg hobi eksperimen ini seneng bgt nemu ‘mainan’ baru, mana gratis pula dari akademi.
Match lawan Salford itu jadi percobaan. Bener aja, O’Reilly masih agak kikuk dan sering bgt naik ke posisi nyamannya di midfield, bahkan sampe ke kotak penalti lawan. Dia juga nyetak gol debutnya buat City di match itu.
Eksperimennya cukup oke, akhirnya Pep terus-terusan naro O’Reilly jadi bek kiri. Dari sini kebingungan O’Reilly nambah lagi. Tiba-tiba jadi sering main. Dapet kontrak baru sampe 2030. Main buat Timnas Inggris. Market value-nya naik jadi €50juta. Dan lain-lain. Semua terjadi begitu cepat.
Bahkan bisa nyetak 2 gol di final Carabao Cup sehari setelah dia ulang tahun, bawa klub favoritnya juara.
Saking versatile-nya O’Reilly, orang-orang pun bingung dia ini posisinya apa sih. Even Transfermarkt bilang dia udah main di 6 posisi musim ini. Hasilnya so far 15 G/A dari 47 match.
Dah lah bebas, atur aja. Kayak kata Oasis: “I’m freeeeee to be whatever I”
football felt different before VAR.
.
.
akun ini akan berdiskusi seputar momen, cerita diluar lapangan dan apapun yang menarik dari sepak bola dulu hingga sekarang.
.
Welcome to NoVARFootball