Kalian sadar atau tidak, semenjak Prabowo jadi Presiden, Hal-hal ini yg hilang :
- Tidak ada perhelatan internasional yg tersorot seperti G20, Seagames dll, dimana Indonesia sebagai Tuan Rumah
- Tidak ada capaian infrastruktur yg bertambah
- Tidak ada satu pun proyek infrastruktur besar yang diumumkan dan terasa nyata
Zaman Jokowi: banyak dikritik, tapi jejaknya ada.
Zaman Prabowo: banyak dijanjikan, tapi jejaknya sampe sekarang ngk ada..
Dan sementara itu,
target pajak APBN 2026 sudah dipatok Rp 2.357,7 triliun.
Siap tidak siap, rakyat yang bayar.
di umur berapa kalian tau kalo istilah-istilah gaul jaman dulu punya rumus (1 huruf/1 suku kata pertama) + OK + (1 huruf/1 suku kata berikutnya)?
Contoh:
Berak —> B + OK + er = Boker
Mati —> M + OK + at = Mokad
Gila —> G + OK + il = Gokil
Bapak —> B + OK + ap = Bokap
Tai —> T + OK +ai = Tokai
apalagi yaa?
Pak, Kalau besok meninggal, apa yang diwariskan ke anak?
Jangan jawab "rumah." Kalau rumahnya masih KPR, yang diwariskan itu UTANG, bukan rumah.
Jangan jawab "tabungan." Kalau tabungannya cuma cukup 3 bulan, itu bukan warisan. Itu uang tutup lubang.
Sekarang tanya yang lebih penting:
Apa MINDSET tentang uang yang sedang kita tanamkan ke anak SETIAP HARI?
Karena anak gak mewarisi REKENING. Anak mewarisi KALIMAT.
Abis SBY terbitlah Jokowi
***
"Obligasi itu apa sih?"🤔
"Surat utang Pak" ✉️
"La iya wong duitnya aja banyak" 💵
"Ngapain harus ngutang-utang" 😡
"Dibatalin ya, Pak?"🤓
"Ha?"😮
"Dibatalin?" ❌
"Nggak tahu saya" 😔
"Saya nggak tau obligasi apa." 🤷
"Untuk apa nggak ngerti, saya belum ngerti itu." 🤷
"Tapi kita harus ngerti, SILPA kita aja 6 triliun" 💵
"Ini nanti bisa kejadian lagi tahun ini, enam sampai tujuh lagi." 🙋♂️
"Lha, kenapa harus obligasi-obligasi ya?" 🤨
"Jadi bukan penghematan ya Pak?" ❓
"Tapi tidak terserap ya Pak?" 🤔
"😂Ya tidak terserap itu masih pakai obligasi"
Muted ya temen-temen karena kayanya tweet ini malah dijadiin ajang penyebaran kebencian. semoga kedepannya kita sebagai umat muslim bisa lebih memanusiakan manusia dan selalu berpihak kepada kelompok yang tertindas!! Tunjukin lah kalo islam beneran rahmatan lil alamin
Gak adil klo dosanya gak disebut:
1. Kasus bank century
2. Pembentukan BHMN(cikal bakal ukt mahal)
3.hambalang mangkrak
4.cicak vs buaya
5. Kasus antasari azhar
@Gembloenk69@TomBruce99@Puding600k Agama Tunduk pada aturan negara?
Dasar negara ini aja yang disebutkan pertama adalah "Ketuhanan yang maha Esa", otaklu kebanyakan ngeGay jadi tolol
Jadi gini.. besok bakal ada di Demo di Bundaran HI
Diorganisir sama BEM UI dkk. Mulai kumpul di UI sekitar jam 10.00 WIB.
Dan rencananya akan aksi di Bundaran HI.
Kelen liat lah tuntutannya
Semuanya aman dan tidak melanggar hukum. Tidak ada unsur fitnah, penghinaan dan makar.
Dan kebebasan berpendapat, berserikat dan berkumpul itu dijamin UUD 1945
Btw stay safe @BEMUI_Official
Hati hati penyusup. Tetap satu komando.
liat data di bawah. boti CUMA perlu ditusbol 72 KALI sama cowok pengidap hiv dengan tingkat ketularan 1,39%
sedangkan cowok normal perlu kena paparan dari cewek pengidap hiv 2500 kali. itupun tingkat ketularannya cuma 0.04%.
lagian taukah kalian di 1982, aids dulu namanya GRID (GAY RELATED IMMUNE DEFICIENCY) 🤣🤣🤣 karena JAUH lebih banyak muncul kasus dari kaum hama.
Tahun 2005.
Harga minyak dunia sedang naik, subsidi BBM dari APBN membengkak.
Keadaan fiskal sempit, mau ini susah, mau itu susah. Mesti ada anggaran yang dilonggarkan.
Presiden SBY berkoordinasi dengan DPR dan MPR untuk meminta persetujuan.
Agar tidak makin membengkak, pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM dan mengurangi subsidi.
Setelah disetujui, SBY, mengumumkan sendiri di TV nasional keadaan apa yang terjadi.
Apa yang sudah dia lakukan.
Dan keterpaksaan menaikkan harga BBM.
Dan sebagai kompensasi, masyarakat diberikan bantuan langsung tunai, sebagai pengganti subsidi BBM.
Tahun 2026
Malam hari, tiba-tiba Pertamax naik.
Gak ada angin gak ada hujan.
Dari 12 ribu jadi 16 ribu.
Tiga puluh persen lebih.
Siangnya Presiden Prabowo pidato di Lampung.
"Yang nyinyir, nyinyir, nyinyir."
"Nyenyenye"
Bener kata bang Pandji. Orang ini dari kecil hidup dari keluarga kaya yg membuat tidak ada org yg berani mendebat dia, semua keinginannya pasti dituruti. Saudara, ART, dan temannya pasti mengiyakan dia. Mungkin cuma orang tuanya yg bisa bilang 'tidak' ke dia (itupun kalo orang tuanya tegas).
Ditambah dia masuk militer yg emg sistemnya 'siap ndan'. Semua hal dilakukan atas perintah atasan, bukan hasil duduk bareng dan saling challenge pendapat seperti di lingkungan kampus.
Udah gitu jadi ketua partai pula. Tau sendiri partai di Indonesia itu fanboy club. Ngga ada ideologi tapi semua arah partainya ditentukan tokoh partai tersebut. Hampir semua bawahannya pasti ABS.
So, selama dia hidup ngga biasa dgn kritikan. Karena dia biasa diiyain segala keinginannya. Sampai pada titik dia jadi presiden. Yg mana presiden adalah jabatan publik. Banyak org yg mengawasi dan mengkritik.
Alhasil pas jadi presiden ya begini. Kaget kalo ternyata dia bisa dikritik orang banyak dan dihajar kanan kiri. Jadi lgsg cap yg kritis itu nyinyir, antek asing, musuh negara, dll.