Aku hanya bisa mengasumsikan bahwa itu dilakukannya untuk menetralisir kecurigaan khalayak.
Aku tidak peduli hal itu, yang aku rasakan hanya senang akan momen tersebut, karena hal itu jarang bisa terjadi padaku dengan dirinya.
Saat sedang mengambil fresh care tiba² keinget waktu itu pergelangan tangannya gatel² seperti biasa akibat memakai jam tangan. Karena tidak suka dengan aroma minyak kayu putih, maka aku menawarkan dioles dengan fresh care,
awalnya ia tidak mau, tapi kemudian aku tetap oleskan di pergelangan tangannya. saat ku oleskan ia hanya tenang lalu kemudian berkata "pak iw ini pura² baik yaa kan (?)" dengan suara yang bisa didengar di dalam satu ruangan.
#Gempa Mag:4.6, 07-Jul-2024 14:35:25WIB, Lok:6.97LS, 109.72BT (6 km BaratDaya BATANG-JATENG), Kedlmn:10 Km #BMKG
Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
Hari itu aku membuatnya menangis karena nada suaraku yang tinggi. Rasanya kek tolol banget sih aku, sampai buat anak orang menangis gitu.
Aku bukan orang yang bisa membujuk orang lain ketika merajuk atau ngambek, tapi kali ini benar-benar rasanya ga tenang banget.
Sebenarnya alasan akur kembali bukan karena benar-benar sudah berdamai atau tenang. Tapi ada hal yang sebaiknya aku katakan aja deh dari pada kepikiran dan membuat banyak jerawat. Kemudian juga ada umpan-umpan yang coba ia berikan yang membuat aku kek kepancing aja gitu.
Sampai pada akhirnya aku merasa keknya cukup dan aku lihat ia bisa menjalankannya, karena aku tahu ia adalah independent woman dan dia pasti bisa. Maka pukul 08.15 aku cabut, sembari sekilas melihatnya di seberang.
Waktu itu hari kamis, dan aku berada dalam fase sedang mendamaikan pikiran tentang spekulasi negatif terhadapnya. Saat itu jam pulang, Ia tampak marah karena pembagian tugas yang di berikan, dan sedikit ada percekcokan, sampai ia pulang lebih awal tidak seperti biasanya.
Demi memastikan semuanya baik-baik saja. Administrasi ujian dan ruangan yang belum lengkap tak print, agar ia tidak lebih repot banget, aku juga panggil peserta didik yang biasanya bantu aku kalau ngurus ruangan, karena udah biasa pastinya, jadi ia hanya perlu mengarahkan.
lalu aku lihat ternyata sedang bermain game dinosaurus loncat-loncat (mode google chrome offline). Terheran-heran lah aku dibuatnya 😑
Demikian juga smartphone miliknya ketinggalan dirumah hmmm 😑
Ketika itu setelah apel pagi. Aku masuk ke kantor dan melihatnya sedang duduk didepan laptop. Aku pikir ia sedang mengerjakan sesuatu karena terlihat fokus gitu. Aku dekatilah, tiba² dia senyum dan sedikit tertawa,
Hidup itu baiknya imbang. Contohnya : Aku dengerin kamu, kamu dengerin aku. Gitu doang aja mood ku udah bagus. Intinya seimbang aja udah okelah, mood ku udah top markotop dah...
Boleh atau aneh ga sih cemburu gitu sama orang yang disuka, tapi belum jadi milik sendiri. Mana cemburunya sama rekan sekantor, sampai ke bawa mimpi lagi..