Lapor!! Telah terjadi pembobolan rumah utk yg kesekian kali di daerah #beranlor#sleman#yogyakarta, aksi pencurian sdh sangat meresahkan warga..krn sejak dulu daerah ini rawan maling, mohon kpd @Polsek_Sleman#polseksleman@nark_sleman utk dpt meningkatkan pengawasan daerah ini
I really admire people who know about things like this as a matter of course 🤩
My dad used to work in vehicle maintenance related to transportation, so I remember him being very skilled at making all sorts of things 👍⤴️‼ ️
Maybe my roots come from my dad's admiration!
A "let's try anything" spirit 🩷🩷😍
Doktor ini Kupersembahkan bagi Bangsa
Tidak semua perjuangan terlihat oleh dunia.
Ada yang sunyi.
Ada yang panjang.
Ada yang melelahkan, sampai ke titik hampir menyerah.
Perjalanan menyelesaikan program Doktor ini bukan sekadar tentang gelar.
Ini adalah tentang bertahan,
di tengah tekanan, fitnah, kelelahan, dan tanggung jawab yang tak pernah berhenti.
Berkutat dalam kesunyian Lab Terpadu FKUI, menelusuri jejak kehidupan pada level paling halus:
Biomolekuler.
Meneliti biomarker Neuroscience hingga Metabolic:
BDNF, Serotonin, NADPH Oksidase, ADMA, Insulin, Endothelial Microparticles,
hingga “Materi Tuhan”: Nitric Oxide.
Bukan sekadar angka.
Bukan sekadar data.
Tetapi potongan-potongan kecil dari rahasia besar:
bagaimana manusia berpikir, merasa, dan bertahan.
Dilanjutkan dengan pemeriksaan Depresi dan Pash Brain
untuk menilai status Neurosains Spiritual, Willpower, Resilience ketika menghadapi penyakit berat seperti Diabetes.
Karena manusia bukan hanya tubuh,
tetapi juga jiwa.
Dan perjuangan itu tidak berhenti di laboratorium.
Ia harus diuji di dunia nyata;
turun langsung ke masyarakat,
melihat, mendengar, dan merasakan denyut kehidupan yang sesungguhnya.
Ada malam-malam tanpa tidur.
Ada air mata yang tidak sempat jatuh.
Ada doa-doa yang hanya langit yang tahu.
Namun satu hal yang selalu dijaga:
niat.
Bahwa ilmu bukan untuk kebanggaan,
tetapi untuk pengabdian.
Pengabdian bagi umat manusia.
Pengabdian bagi bangsa.
Bahwa setiap langkah, sekecil apapun,
adalah bagian dari amanah yang lebih besar.
Jika hari ini terlihat kuat,
itu bukan karena tidak pernah luluh,
tetapi karena memilih untuk terus berjalan,
meski rapuh.
Perjalanan ini belum selesai.
Tetapi setiap detik yang terlewati adalah bukti:
Bahwa perempuan,
bahwa seorang ibu,
bahwa seorang pejuang,
bisa tetap berdiri,
bahkan ketika dunia berusaha meruntuhkannya.
dr. Tifauzia Tyassuma, https://t.co/IDuIvQSub4
Terimakasih kepada DPP Aisyiah Pusat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur atas kerjasama yang hebat demi Umat.
@Piyusaja2 Dia sih enak negaranya gak rugi apa2, lha negara2 arab yg jd tumbal hancur lebur..hrsnya kirim tuh missle ke jantung kota UStp kasian juga sipil ya😄