pendapat maruar sirait soal seskab teddy:
- Playmaker kabinet
- jembatan antara presiden dan menteri
- Sangat membantu Kementerian Perumahan
- Ara pasang fotonya di kantor sbg penghargaan
- Bisa kumpulkan lintas menteri & pengusaha
- James Riadi, Rosan, Doni Oskaria semua bisa dikumpulkan
- Mata, telinga, mulut presiden
- tiga jabatan dalam 2 tahun: Wakil KSP → KSP → Kepala Bakom
- Tegas dan detail
- Ara pernah ditegur Teddy karena kurang detail, diakui memang salah
- Teddy = orang paling berpengaruh di balik layar pemerintahan Prabowo
Problema ASN khususnya di Daerah ya begini, Kepala Daerah memposisikan dirinya “terpisah” dengan ASN nya sehingga tidak mau memahami bagaimana ASN didalam bekerja dia taunya ASN itu ya harus denger apa pikiran dia tapi gak mau dengar apa yang ada dipikiran ASN 😁
KDM: ASN Pikirannya Cuma Tukin
***
Di pikirannya apakah outcome dan benefit, output, outcome dan benefit?
Tidak. Di pikirannya adalah tukin.
Hampir enggak ada. Saya menemukan idealisme tentang cita-cita besar.
Apalagi negara berkemakmuran, enggak ada. Sempit.
Obrolan yang dibicarakan dalam diskusi di antara mereka, enggak pernah ngomongin bangsa ke depan.
Enggak pernah bagaimana menguasai. Tidak pernah.
Yang diomongin adalah TUKIN!!!
***
LAH YANG MESTINYA NGURUS IDEALISME SAMA CITA-CITA BANGSA MAH PEMERINTAH PAKKKK.
TUGAS PEJABAT. TUGAS PEMERINTAH.
UMBI YA BENER NGOMONGIN TUKIN BJIRRRRR
guys info aja nih ..........
Respon ketua MUI anwar Iskandar soal kenaikan Pertamax:
- Tidak masalah, selama BBM subsidi (Pertalite, Biosolar) untuk orang kecil tidak naik
- Pertamax itu untuk orang kaya "biarin aja, masa orang kaya minta murah terus"
- Harga masih murah dibanding negara lain, Singapura sampai Rp42 ribu, Indonesia cuma sekitar Rp18 ribu
- Dampak ke ekonomi terbatas, yang berdampak besar itu kalau BBM untuk angkut barang pokok yang naik, bukan kendaraan pribadi
Intinya MUI mendukung kenaikan Pertamax karena dianggap hanya menyasar kalangan mampu, bukan masyarakat kecil.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham menilai, kritik eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto terhadap Presiden Prabowo Subianto tak pantas. Ia mempertanyakan kapasitas Tyo bila memimpin negeri.
"Saya kira bahasa-bahasa yang digunakan seperti siapa itu? Yang mantan dari UGM itu, itu adalah sangat tidak pantas diucapkan dan itu tidak menjadi contoh. Bayangkan saja kalau orang-orang seperti itu nanti muncul sebagai pemimpin, mau jadi apa negeri ini?" kata Idrus saat ditemui di Kantor DPD Partai Golkar Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, seluruh pihak harus menghormati Prabowo sebagai Presiden. "Kita boleh tidak setuju, tetapi dengan menggunakan panggilan yang tidak wajar, tidak pantas, tentu mestinya saya punya keyakinan bahwa sebagian besar bangsa Indonesia ini tidak respons terhadap apa yang dilakukan oleh saudara siapa namanya? Saudara Tiyo itu," ucapnya.
#TiyoArdianto #BEMUGM #IdrusMarham #PartaiGolkar #Sindonews
setelah bahas kompotensi dan moralitas
astrio bilang ibu ibu tak tau cara belanja
jika MBG dibagikan dalam bentuk uang tunai
coba sebutkan ibu siapa yang tidak pernah belanja
dimuka bumi ini?
Rupanya lagu Pak Bahlil sudah sampai ke halaman rumah.
Awalnya saya kira ada apa di depan rumah saya Gang Kutai Utara, Solo. Ternyata anak-anak muda lagi semangat joget, "Mas Bahlil ganteng!"
Saya melihat sendiri generasi muda mengekspresikan kegembiraan mereka dengan cara yang unik. Yang jelas, semangat dan kreativitasnya patut diapresiasi.
Salam dari Solo.
Mereka bilang PSG akan menghancurkan Arsenal seperti yang mereka lakukan terhadap Bayern.
Namun kenyataannya, mereka tidak hanya gagal mengalahkan Arsenal dalam 120 menit, mereka juga tidak mampu mencetak satu pun gol dari open play tapi adu penalti menjadi faktor penentu.
Mereka bilang Mikel Arteta kalah di final karena kurang berpengalaman.
Tapi saya katakan kepada kalian — dengan skuad Arsenal dan manajer seperti ini, kalian akan melihat Arsenal yg lebih perpengalaman dan di level yg lebih tinggi musim depan.
Selamat kepada Paris Saint-Germain karena mereka memiliki keberuntungan untuk meraih gelar secara beruntun.
Well done, Arsenal! COYG !
@bill_qw Catatan Romawi juga tidak detail tentang kematian Yesus. Jika menggunakan catatan Yahudi, disebutkan bahwa Yesus mati bukan di salib tapi di tajam lalu jasadnya digantung di pohon.