🐸: "Kalo memang sama kamu. Aku bakal resign di sini dan ikut kamu!"
Setahun kemudian, aplud foto BG biru pake caption "Bismilah with u"
Alahh-alaahhhh 🐍
Bagian tersyulid-nya adalah nyawang tumpukan baju yang belum disetrika. Kek kenyang duluan sebelum makan 🤯
Bisa gak sih nikah supaya ada yang nyetrikain baju-baju di rumah? 🤣
Dalam suatu hubungan pun diperlukan jeda, untuk saling memahami diri masing-masing. Mana yang kurang, mana yang perlu diperbaiki. Atau bahkan, untuk tahu mana yang perlu dilanjutkan atau cukup dijadikan pelajaran.
Sampai kapan kamu akan memakai topeng 'memaklumi' dan 'mewajarkan' atas kebiasaan-kebiasaan yang sudah jelas bertolakbelakang dengan prinsip yang kamu teguhkan selama ini?!
Komunikasi itu beragam, ya. Ada yang niatnya ingin melarang tapi penyampaiannya dikemas dalam bentuk kata "saran". Jujur lebih bisa diterima karena disertai alasan yang logis dan solusi yang lebih proper sih. Sederhana, tapi cocok buat aku yang suka ngamuk-an gini. Hahaha
Ada yang bertahun-tahun di garis yang sama meski hadirnya tak begitu terbaca. Sepertinya memang sudah waktunya yang terabaikan itu mendapatkan tempat.
Mari kita saling jatuh cinta sebagaimana mestinya.
You're win, congrats! 🤝
Kalau udah lama gak ketemu, gak saling komunikasi, gak kepikiran, gak menyinggung sedikitpun dan gak peduli jugaaa. Tapi tiap malem selalu dimimpiin itu, maksdunya gimanaa??
"Kamu gabisa minum kopi."
"Kamu ga suka makan daging-dagingan, kecuali daging ayam."
"Kamu gasuka ngerokok."
Dan masih banyak lagi. Apa yang tidak aku tahu tentangmu?