@lanayaama@unmagnetism Stok pemain terbatas harus mikirnkebugaran match kedua, murni pemain off ga cepet diantisipasi aja, dan dapat gol cepat bukan disyukuri buru buru rubah strategi perkuat pertahanan malah meremehkan musuh sudah tau timnya pincang
@_besoksenen Betul sekali, unggul cepat jadi boomerang terlalu over pede dan meremehkan musuh disaat kondisi tim pincang, memang ga sat set aja rubah permainan
@kreatif_wa49374 @404Deeyan Susah ngatur orang jutaan, lebih mudah kontrol diri sendiri si pemain, lagian pemain juga sudah dapat tenarnya karena netijen
@404Deeyan Gaes mau gmnpun sosmed ini daya tarik bagi diaspora bela Indonesia, disini bisa jadi terkenal krn sosmed wajar netijen kita ga keitung banyaknya, sayang mereka ga tahu itu pisau bermata dua, ga ada makan siang gratis
@ruangtaktik Wasit ga bener itu fakta, sengaja atau tidak bisa diusut, semua bukan untuk diterima, bukan untuk dilupakan, tp untuk dibalas dengan cara yang tepat, jangan suruh kami melupakan kenyataan, catat
@apatis07@ruangtaktik@bliblidotcom Lihat bolanya, ini bola sudah naik, beda momen = tandanya liat tangan putih nmr 4 sudah turun posisinya, pas tgn putih nmr 4 msh ke angkat, kaki sananta ga offside krn bahu putih nmr 23 msh dibelakang kaki sananta
@Mendoanoye@MafiaWasit Seharusnya yg dicek angle lain kaki sananta dan bahu putih nmr 23 momen ini, perhatikan tangan tangan kiri putih nmr 4 msh naik pas bola disentuh, bukan sudah turun seperti di var dan bola tendangan sudah naik