Hari yang penuh kebahagiaan dengan berbagai aktivitas yang mengesankan. Bersama Ibu Iriana, saya membeli garang asem di Warung Mbah Semar, Kartasura. Lalu berlanjut menikmati sate dan tongseng lezat di Sate Mas Di. Suasana semakin hangat saat menerima tamu di rumah, termasuk tamu dari Jepang. Sebuah hari yang penuh cerita, dari cita rasa kuliner lokal hingga kehangatan silaturahmi dengan masyarakat.
Ga mungkin ini foto beliau. Pasti ini editan dan HOAX
Beliau manusia sangat MULIA, mustahil beliau berbuat DOSA dan hal2 yang tidak senonoh apalagi kalo sampai disengaja seperti ini
Kita urai satu-satu ✍️
1. Menuding @jokowi sebagai seorang koruptor kelas dunia adalah tuduhan yang tidak punya dasar, baik moral, etika, maupun hukum.
Bukti tidak ada ✍️
2. Jokowi melanggar Hak Asasi Manusia, yang benar saja.
Jokowi sejak menjadi presiden RI dari 2014-2024 malah terlihat sangat akrab dengan Rakyat Indonesia, terutama "Wong Cilik", jadi kalau beliau kena tuding pernah melanggar HAM jelas ini adalah tudingan yang super ngawur bin mabok dari OCCRP.
3. Memanipulasi Pemilu, tuduhan ini juga jelas sangat tidak beralasan karena di Indonesia, selain ada KPU ada juga lembaga Bawaslu dan beragam lembaga yang memantau proses penyelenggaraan pemilu.
Kalau saja ada manipulasi dalam prosesnya, maka lembaga-lembaga pemantau pemilu baik dari dalam negeri maupun luar negeri tentu saja akan menulis laporan serius.
Tuduhan memanipulasi Pemilu juga tidak ada buktinya ✍️
4. Tuduhan menjarah sumber daya alam, lagi-lagi tuduhan ini hanya sekedar omon-omon, asumsi dan opini yang tidak punya pijakan bukti obyektif sedikitpun.
Faktanya Jokowi sebagai presiden RI selama 10th justru mencoba merawat alam Indonesia yang indah ini, merusak alam siapapun dia adalah pelanggaran serius.
Tuduhan ini tidak ada bukti ✍️
5. Menciptakan konflik kata Sullivan, yang benar saja.
Faktanya semua tuduhan itu tidak ada buktinya, bangsa Indonesia adalah salah satu bangsa yang punya sistem demokrasi dan sistem pemilu yang luar biasa rumit dan kompleks, tapi konflik hampir tidak ada, kalau ada keributan atau demo-demo dalam proses pemilu adalah bagian dari dinamika team sukses yang tentu saja bekerja secara maksimal untuk mensukseskan kandidat yang mereka dukung.
Tuduhan paling tendensius adalah Revolusi Berdarah dan itu tidak terjadi di Indonesia.
Jadi "Drew Sullivan" sepertinya perlu membuat semacam analisis lebih mendalam dan tidak hanya sekedar membuat polling lewat Google Form karena informasi semacam ini tidak punya dasar.
✍️
Orang kalah pilpres dan pilkada dan tidak didukung Pak Jokowi membuat semua hal dilakukan untuk menjatuhkan. Udah berapa kali Pak Jokowi difitnah, ada ga yang berhasil menjatuhkan Pak Jokowi? Dari jaman " perang " dengan Pak Prabowo d Pilpres 2014 gagal terus kok masih dipakai ?
Malam tahun baru bersama masyarakat sekitar. Meski sedikit hujan tapi rasanya tetap meriah. InshaAllah, tahun depan kita semua lebih baik. Indonesia semakin maju.
Jok,
Jangan cengengesan mulu.
Kamu dicari OCCRP tuh, kabarnya mau di sidang Mahkamah Internasional.
Bu Connie udah amankan segeprok Dokumen sudah diNotariskan di Rusia. Nah lho!
Pasti lagi mikir mau kabur kayak Bashar Al assad. Paling paling juga ke Beijing. Padahal di Beijing koruptor dihukum gantung.
Bingung deh bingung pasti.
Begini alasan singkat dibalik layar mengapa Jokowi dibenci oleh mereka yang kepentingannya terganggu.
Tokoh seperti Jokowi sering dibenci meskipun membawa progres positif bagi ekonomi Indonesia karena beberapa alasan dibuat-buat.
Kebijakan besar seperti pembangunan infrastruktur dan pemindahan Ibu Kota menimbulkan resistensi dari kelompok yang merasa dirugikan.
Ketidakpuasan juga datang dari mereka yang kepentingannya terganggu oleh perubahan, serta dari polarisasi politik yang memicu kritik lebih berdasarkan afiliasi politik daripada kinerja.
Media sosial memperparah sentimen negatif, sehingga persepsi buruk lebih cepat tersebar daripada capaian positif.
Umumnya sentimen negatif itu hanya beredar di media sosial, dalam realitas sentimennya malah tampil positif dan itu bisa dilihat dari temuan lembaga-lembaga survey yang kredibilitas tidak perlu diragukan lagi.
Jadi kalau jumlah yang membenci capaian dari pemerintahan Jokowi 1Jt orang (sebut saja begitu), maka yang puas dengan kinerja Jokowi bisa mencapai 100Jt orang.
Kegiatan di pekan ini dimulai dengan Apel Kesiapan Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Menerima kunjungan pimpinan MPR RI. Berkunjung ke Aceh Besar dan Sumut untuk melakukan beberapa peresmian Inpres Jalan, Bendungan, dan infrastruktur lainnya. Kemudian Kembali ke Jakarta untuk menanam pohon di halaman Istana Negara Bersama Ibu Iriana Joko Widodo dan berpamitan dengan Menteri Kabinet Indonesia Maju.
Ini adalah jurnal sepekan terakhir saya sebagai Presiden RI. Terimakasih dari lubuk hati saya yang terdalam kepada seluruh warga Indonesia yang selalu mendoakan dan mengikuti kegiatan saya selama 10 tahun ini. Terimakasih yang sebesar-besarnya
Selamat ulang tahun, Pak @prabowo. Sehat-sehat dan rukun terus bersama keluarga. Jangan lupa @gibran_tweet adalah fufufafa, akun Kaskus yang dulu gencar menghujat anda habis-habisan.
Saat menatap wajah Gibran, ingat wajah itulah yang menyebut anda landak, penyuka kroto, dan asu.
Maaf Pak @Prabowo,
Kenapa @Fahrihamzah cuma dapet jatah wamen? Kan lebih berjasa drpd Maruarar, adanya duet PraGib hsl ide dan kerja keras ybs, nie bukti videonya SEBELUM Putusan MK, bukti nyata adanya rencana tersetruktur dan sistematis menggoalkan Gibran lolos di MK.
Lokasi industrialisasi yang jadi target di masa pemerintahan Prabowo - Gibran versi Bappenas.
Top 5: Nikel, Tembaga, Bauksit, Sawit, Karet. Kampungmu diincar apanya?
Hahahaha yang lagi marah2 proposalnya ditolak langsung buat konten ancaman gini...
Sebentar lagi gue akan buka surat dan proposal kalian yang meminta project Memuji Keberhasilan pemerintah, ingat yah jangan lupa untuk Malu
Nunggu twit sebelumnya 2000 rt dulu pasti gue buka
Tidak semua kebijakan yang saya ambil mendapat dukungan penuh dari publik. Contohnya, saat pemerintah memutuskan mengalihkan subsidi BBM untuk membangun infrastruktur. Namun hasilnya jelas, kita berhasil menurunkan biaya logistik, mengurangi jumlah desa tertinggal, dan meningkatkan daya saing Indonesia. Kebijakan hilirisasi juga sukses menciptakan ratusan ribu lapangan kerja dan menarik investasi besar.
Di acara Kompas 100 CEO Forum ke-15 ini, saya mengajak semua untuk bersinergi membangun Indonesia dan mendukung penuh pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Terpilih Bapak Prabowo Subianto.
***
Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Lokasi: Ruang Konferensi Pers, Istana Garuda, Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Jumat, 11 Oktober 2024.